News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditunjuk Jadi Ketum PKN, Anas Urbaningrum Masih Kaji Langkah Politiknya

Mantan terpidana korupsi proyek Hambalang Anas Urbaningrum ditunjuk untuk jadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional (PKN) oleh sejawatnya, Gede Pasek Suardika
Senin, 22 Mei 2023 - 13:32 WIB
Anas Urbaningrum di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (21/5/2023) malam
Sumber :
  • tim tvOnenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan terpidana korupsi proyek Hambalang, Anas Urbaningrum telah ditunjuk untuk menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional (PKN) oleh sejawatnya, Gede Pasek Suardika.

Ketua Umum PKN saat ini, Gede Pasek siap sedia menyerahkan kursi jabatannya kepada mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian terkait hal ini, menurut Anas, saat ini dirinya belum dapat menentukan langkah politiknya akan kemana setelah bebas dari Lapas Sukamiskin.

Anas mengaku baru akan mengambil keputusan terkait tawaran untuk menjadi Ketua Umum PKN nanti setelah tanggal 9 Juli 2023.

tvonenews

Sebab, menurut Anas, setelah tanggal 9 Juli tersebut ia baru bebas merdeka seperti sediakala.

Diketahui, Anas mendekam di bui selama 8 tahun. Anas baru menghirup udara segar pada 11 April 2023.

Kini, Anas masih dalam pantauan Lapas Sukamiskin atau masa cuti menjelang bebas (CMB) hingga 9 Juli 2023.

"Setelah 9 Juli pasti tanggal 10 Juli, insyaAllah saya akan dalam posisi yang merdeka penuh termasuk ketika mengambil pilihan-pilihan, langkah-langkah politik," ucap Anas saat ditemui di acara Halal Bihalal Jaringan Indonesia (Jari), Minggu (21/5/2023).

Anas mengaku saat ini, dirinya masih mengkaji langkah-langkah politik yang akan diambilnya usai masa cuti jelang bebas berakhir.

"Nah sekarang sedang melakukan pencermatan dan pengkajian dengan seksama apa-apa yang akan menjadi pilihan langkah-langkah saya atau pilihan politik saya," ujar Anas.

Anas mengatakan, ia telah melakukan diskusi dengan Ketum PKN, Gede Pasek terkait tawaran kursi jabatan tersebut.

Namun, ia belum bersedia membeberkan hasil diskusinya saat ini.

"Termasuk nanti saya harus berdiskusi dengan teman-teman JARI, saya berdiskusi dengan Pak Pasek teman diskusi saya. Tapi hasil diskusinya masih rahasia, nanti ya Pak Pasek ya, nanti karena memang ada waktunya," ungkap Anas.

Menurut dia, hasil diskusi antara ia dan Gede Pasek masih rahasia hingga masa yang akan tiba.  Saat ini, bahan tersebut masih dimasak matang-matang dengan perspektif seobjektif mungkin.

"Sekarang sedang dalam proses pengkajian yang seksama bagaimana langkah terbaik yang bisa saya ambil berdasarkan kondisi obyektif yang ada," kata dia.

Mengenai dirinya akan bergabung ke Partai besutan para loyalisnya yakni PKN, Anas menegaskan bahwa hal tersebut masih menjadi kajian yang serius.

"(Mas Anas akan positif masuk ke PKN atau gimana mas?) Ya itu sedang dalam proses pengkajian yang sungguh-sungguh," ucapnya.

"Itu prosesnya kan ada batas waktunya tanggal 9 Juli. Itu batas yang memang diatur terkait dengan proses di Pesantren Sukamiskin kan. Jadi hal yang tidak mungkin dihindarkan," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika akan menyerahkan jabatannya kepada mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasek menjelaskan, dirinya ikhlas dan segera menyerahkan jabatan Ketum PKN kepada Anas yang beberapa waktu lalu baru keluar dari bui. Anas dibui delapan tahun karena terbukti terlibat kasus korupsi Hambalang 2010-2012.

"Dengan ketulusan hati, dengan keikhlasan jiwa, saya telah bersiap menyerahkan jabatan ketua umum PKN kepada Mas Anas," ungkap Pasek dalam keterangan tertulis, Jumat (12/5/2023). rpi

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT