News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ibu Karyawati Penolak Staycation di Cikarang Curhat, AD: Takut...

'Staycation' kata yang sedang viral hingga menjadi perbincangan publik hari ini. Hal ini lantaran buntut dari kasus seorang karyawati, Alfi Damayanti (AD) yang
Selasa, 16 Mei 2023 - 13:35 WIB
Kolase Foto Alfi Darmayanti dan Ilustrasi Seorang Anak Peluk Ibu
Sumber :
  • istimewa - akhyar

Jakarta, tvOnenews.com - 'Staycation' kata yang sedang viral hingga menjadi perbincangan publik hari ini. Hal ini lantaran buntut dari kasus seorang karyawati, Alfi Damayanti (AD) yang menolak bos perusahaannya melakukan staycation di hotel, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Ternyata, kata 'staycation' ini ditafsirkan negatif oleh sebagian warga cikarang, setelah viralnya kasus AD teresebut. Bahkan, melalui atmosfer kata stayctaion negatif itu pun menerpa ke AD, sehingga dirinya dicap sebagian warga tidak baik dan pernah melakukan 'staycation' dengan bosnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Padahal, saya di sini hanya menyuarakan hati saya sebagai perempuan korban pelecehan pimpinan saya di perusahaan. Mengapa sebagaian warga dan netizen malah menyudutkan saya. Seharusnya, saya dibantu dalam kasus ini, karena saya sebagai perempuan sudah berani bongkar kasus ini, sebab tidak semua orang bisa berani membongkar kasus ini," cerita Alfi Damayanti ke tvOnenews.com, di tvOne Studio, Komplek Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (12/5/2023). 

Bahkan AD sebutkan, gegara kasus ini viral dengan kata staycation, Ibunya khawatir dengan kondisinya. AD pun menuturkan, akhir-akhir ini sang ibu pun sering curhat kepadanya tentang mempertanyakan kondisi dirinya dan menangkan hatinya dari terpaan gosip buruk yang menerpa dirinya. 

tvonenews

"Ya ibu sangat khawatir ya, pasti dia juga sedih banget. Karena anaknya di bawa ke sana, ke sini, ke situ untuk urusi kasus ini. Jadi dia (ibu) takut saya kenapa-kenapa," ujar AD dengan nada rendah dan sambil menundukan kepala. 

"Bahkan kalau saya ke mana-mana saat ini, Ibu lebih khawatir tidak seperti biasanya," sambungnya menceritakan.

Kemudian, disinggung pernah ditawari uang dengan bos yang ajak staycation, AD katakan tidak pernah tetapi pernah bayarin kos-kosan. 

"Ya aku bilang, ih nggak, aku bisa bayar kos-kosan sendiri," ujar AD.

Di samping itu, Kuasa Hukum AD, Wahyu ceritakan, mengapa sang Ibu AD khawatir dengan kondisi AD. Sebab sebagian masyarakat di sekitar tempat AD tinggal penafsirannya sudah berlebihan dengan judul-judul pemberitaan AD. 

"Dengan judul berita staycation, jadi seolah-olah AD ini sudah pernah melakukan staycation, padahal tidak! Dan faktanya AD ini menolak staycation bukan menerima ajakan, dan menolak ajakan-ajakan makan berdua," beber Wahyu.

Selain itu, Wahyu juga katakan, singkat cerita, akibat AD menolak ajakan bosnya perusahaannya untuk makan berdua dan lain-lain. Kontrak kerja AD pun diputus. 

"Jadi bosnya bilang, gegara nolak itu, bosnya bilang gua abisin aja lu ya (kontraknya)," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, PT Ikeda tempat AD bekerja buka suara soal kasusnya. Dalam hal ini, Kuasa Hukum PT Ikeda, Ruddy Budhi Gunawan mengungkapkan, perusahaan Ikeda merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang jasa alih daya. Bahkan dia katakan, Alfi Damayanti (AD) merupakan salah satu pekerja Ikeda yang disalurkan kepada perusahaan rekanan Ikeda. 

"AD sudah bekerja sejak November Tahun 2022. Sementara itu, oknum atasan perusahaan yang diduga mengajak AD untuk Staycation dengan alasan perpanjangan kontrak yakni berinisial H bukan B merupakan manager outsourcing yang telah bekerja sejak Tahun 2020," jelas Ruddy.

"Kami dengan kasus ini, perusahaan menyampaikan sangat empati kepada AD atas kejadian sepert ini, dan berharap tidak akan terjadi lagi kepada karyawati dimana pun berada. Tetapi kami pun berterimakasih kepada AD yang sudah berani menyampaikan kegundahan hatinya, melaporkan hal ini ke pihak berwenang. Sehingga, kami cukup terimakasih . Karena kami pun tahu, karena awalnya tidak tahu," sambung Ruddy menjelaskan. 

Lanjut Ruddy mengungkapkan, apa yang dilakukan AD, meskipun hanya makan dan kemudian berjalan-jalan dengan alasan pekerjaan sudah melanggar SOP (Prosedur Operasi Standar) perusahaan. 

"Jadi apa yang dilakukan oknum H merupakan urusan pribadinya. Bukan perintah perusahaan," jelasnya.

Bahkan kata Ruddy, perpanjangan kontrak AD sebenarnya sudah di ACC oleh Ikeda pusat sebelum kasus dugaan permintaan staycation viral di media sosial. 

"Karena memang penilaian kinerja itu berdasarkan dari leader AD lalu ke supervisor kemudian ke manajer alih daya lalu ke pusat dan itu sudah diterima," tambahnya. 

Sementara itu, pihak Ikeda juga berharap untuk bisa bertemu dengan AD untuk membicarakan perpanjangan kontraknya dan sejumlah hak yang harus diberikan perusahaan untuk AD. 

Saat ini perusahaan telah memberikan sanksi non aktifkan kepada H. Pihak perusahaan masih menunggu hasil dari pihak kepolisian. 

"Kami justru memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat. Jadi di Ikeda itu tidak ada sistem seperti itu. Jadi masyarakat harus memahami. Ini merupakan person to person," jelasnya.

Ikeda juga membuka ruang kepada karyawannya, kalau ada dugaan kasus serupa untuk melaporkan kepada pimpinan perusahaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya, kami sangat mengecam tindakan seperti itu," tandasnya. (apo/aag)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT