News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menhan sebut Kunci Pemimpin Indonesia Mendatang, Prabowo: Supaya Seluruh Rakyat Berkecukupan

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mengatakan, pemimpin Indonesia ke depan harus saling mengingatkan dalam kebersamaan, jangan menjadikan perbedaan
Minggu, 14 Mei 2023 - 18:15 WIB
Menhan sebut Kunci Pemimpin Indonesia Mendatang, Prabowo: Supaya Seluruh Rakyat Berkecukupan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mengatakan, pemimpin Indonesia ke depan harus saling mengingatkan dalam kebersamaan, jangan menjadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan.

“Itu kuncinya. Marilah kita bersyukur dan berbangga menjadi bangsa Indonesia. Perbedaan jangan dibuat jadi sumber perpecahan, sumber curiga, syakwasangka dan sebagainya,” sebut Prabowo Subianto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (14/5/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu saja, saat menghadiri halal bihalal bersama ribuan jemaah dari Majelis Riyadlul Jannah di Mesjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (13/5/2023) malam, Prabowo menegaskan bahwa para pemimpin Indonesia ke depan harus mau saling bekerja sama dalam menjalankan roda pemerintah supaya kekayaan dan kemakmuran negara bisa merata dinikmati oleh seluruh rakyat dan bukan hanya untuk sekelompok atau segelintir orang saja.

Selain mau bekerja sama, dia katakan, para pemimpin Indonesia juga harus mau saling mengingatkan, saling memberi tahu, saling mengoreksi agar ke depan pengelolaan kekayaan bangsa bisa dapat dinikmati oleh seluruh rakyat dalam waktu yang tidak terlalu lama.

tvonenews

“Kekayaannya ada, sekarang pertanyaannya bisa tidak kita olah dan jaga. Inilah pekerjaan kita, panggilan kita, tantangan kita, kita harus bekerja sama, bekerja keras," pungkas Prabowo.

Selain itu dia katakan, bahwa pemerintah saat ini sudah menerapkan kebersamaan dalam pengelolaan dan menjaga kekayaan alam Indonesia untuk menyejahterakan rakyat Indonesia.

Menurut Prabowo, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang tidak boleh ada ekspor hasil tambang dalam bentuk mentah atau belum diolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil tambang yang diolah terlebih dahulu di dalam negeri berdampak pada nilai tambah menjadi 20 sampai 30 kali lipat. Hal ini dapat mendorong lapangan pekerjaan baru, sehingga rakyat Indonesia dapat hidup berkecukupan dan sejahtera.

“Begitu diolah nilainya tambah 20 kali lipat, ada yang 30 kali lipat bahkan seratus kali lipat. Nikel, Bauksit, tembaga semua kita ingin mengolah di Indonesia sehingga terdapat lapangan kerja yang banyak, supaya seluruh rakyat kita dalam keadaan berkecukupan, sejahtera," kata Prabowo. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT