News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tapanuli Utara, 65 Persen Warganya Sudah Vaksin

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara mencatat, hingga saat ini jumlah masyarakat yang telah divaksin mencapai 155.550 orang
Kamis, 28 Oktober 2021 - 10:58 WIB
Tapanuli Utara, 65% Warganya Sudah Vaksin
Sumber :
  • Tim Tvone/Syaren

Tapanuli Utara, 65 Persen Warganya Sudah Vaksin
 
Taput, Sumatera Utara – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara mencatat, hingga saat ini jumlah masyarakat yang telah divaksin mencapai 155.550 orang.

Jika dipersentasekan, maka masyarakat Taput dari target 235.526 orang, sekitar 65 persen sudah menerima vaksin Covid-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di antara angka tersebut, terdapat 32.455 pelajar usia 12-17 tahun sudah menerima vaksin Covid 19, terlebih proses belajar tatap muka terbatas sudah diberlakukan di satuan pendidikan Taput. 
 
Kadis Kesehatan Taput, Alexander Gultom membenarkan data yang tersaji di atas, seraya ia menegaskan bahwa Pemkab Taput hingga kini masih terus menggenjot vaksinasi terutama di kalangan pelajar. 

“Benar, kondisi saat ini pelajar usia 12-17 tahun yang divaksin menyentuh 32.455 orang. Total pelajar yang kita gabung kategori pelajar sasaran vaksin yakni 38.507 orang. Artinya sudah menyentuh 84 persen,” ungkapnya, Kamis (28/10/2021).

Alexander mengatakan menilik dari sejumlah kategori yang masuk daftar penerima vaksin yakni Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan 1.663 orang, Lansia 28.572 orang, Pelayan Publik 17.186 orang, masyarakat rentan 149.598 dan remaja 38.507 orang. 
 
“Saat ini yang divaksin secara keseluruhan 155.550 orang dari target 235.526 orang, artinya kita sudah capai 65 persen,” jelasnya.
 
Alexander mengungkapkan capaian ini tentunya berkat upaya Bupati Taput Nikson Nababan dan segenap ‘stakeholder’ agar vaksinasi kepada masyarakat bisa menyentuh 90 persen akhir tahun. 
 
“Itulah target dan kita melalui gugus tugas sembari mengejar vaksinasi tetap rutin operasi yustisi penerapan prokes ke warga. Kita tidak ingin lengah, bila itu terjadi akan ada lonjakan kasus seperti kemarin,” pungkasnya. 
(Syaren Situmorang/Lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT