News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mentan ke DPD RI, Ajak Senator Kembangkan Pupuk Organik

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak Anggota Komite II DPD RI untuk mengembangkan pupuk organik sebagai salah satu solusi penting terhadap peningkatan produksi nasional.
Rabu, 12 April 2023 - 14:23 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak Anggota Komite II DPD RI untuk mengembangkan pupuk organik sebagai salah satu solusi penting terhadap peningkatan produksi nasional.
Sumber :
  • Humas Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengajak Anggota Komite II DPD RI untuk mengembangkan pupuk organik sebagai salah satu solusi penting terhadap peningkatan produksi nasional. Baginya pupuk organik adalah pupuk yang menjanjikan karena lebih hemat dan bisa menjaga produktivitas.

"Kami ada program KUR, Bapak. Kita gunakan KUR untuk mengembangkan pupuk organik. Pupuk organik itu lebih hemat dan bisa menjaga produksi dengan baik," ujar SYL, Selasa, 11 April 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, SYL mengajak anggota Komisi II DPD RI untuk mengembangkan kawasan tanaman pangan seperti penanaman padi, jagung dan kedelai. Menurutnya, tanaman pangan sangat penting untuk menjaga ketersediaan dan produksi secara nasional.

"Ada juga kampung hortikultura, smart farming hortikultura, logistik perbenihan perkebunan, desa pertanian organik, pengembangan ternak dan optimalisasi reproduksi. Semua ini kita kerjakan bersama untuk masa depan bangsa," katanya.

Secara rinci, kata SYL, kegiatan utama Kementerian Pertanian di tahun 2024 masih berkaitan dengan produksi padi sebesar 55,89 juta ton, jagung 23,34 juta ton, kedelai 340 ribu ton, cabai 3,00 juta ton, bawang merah 1,70 juta ton, bawang putih 45,91 ribu ton dan kopi 823 ribu ton.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

"Kami minta dukungan DPD RI agar semua program yang ada ini bisa kami kerjakan semaksimal mungkin," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait hal ini, Anggota Komite II DPD RI, Agustin Teras Narang menyampaikan terimakasih atas capaian dan kinerja kementan yang selama tiga tahun terakhir mampu menjaga produksi secara baik. Dia berharap, capaian tersebut terus ditingkatkan untuk kepentingan pangan nasional.

"Saya bangga terhadap kinerja Bapak (SYL) dan saya apresiasi Pak menteri yang begitu kencang memperhatikan daerah. Saya juga terimakasih atas penanganan kementan terhadap food estate atau lumbung pangan nasional hingga menghasilkan pangan bagi kebutuhan nasional," jelasnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral