News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Menarik Dede Abdul Hakim, Pria Penuh Tato yang Ingin Hijrah

Begini kisah menarik Dede Abdul Hakim, pria penuh tato yang ingin hijrah. Dede Abdul Hakim (29) menarik perhatian tim tvOnenews.com lantaran memiliki tato di sekujur tubuhnya.
Selasa, 4 April 2023 - 12:27 WIB
Kisah menarik Dede Abdul Hakim, pria penuh tato yang ingin hijrah
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Begini kisah menarik Dede Abdul Hakim, pria penuh tato yang ingin hijrah.

Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas (Bazis) bekerja sama dengan Wali Kota Jakarta Timur menyelenggarakan roadshow hapus tato dalam rangka bulan suci Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu warga Jakarta Timur, Dede Abdul Hakim (29), menarik perhatian tim tvOnenews.com lantaran memiliki tato di sekujur tubuhnya.

Dede tampak mencolok di antara peserta hapus tato lainnya lantaran wajah dan kepalanya dipenuhi dengan coretan tinta dengan berbagai rupa.

Kisah menarik Dede Abdul Hakim, pria penuh tato yang ingin hijrah. Dok: Abdul Gani Siregar/tvOne

"Saya mulai mentato itu tahun 2006 atau tahun 2007. Saat itu saya masih sekolah," kata Dede kepada tvOnenews.com di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (4/4/2023).

Dede memutuskan untuk mentato area wajah dan batok kepala saat dirinya tergabung dalam komunitas Vespa. Dia memutuskan hal itu agar kelihatan sangar. 

Namun, pria ini mengaku menyesal telah mentato sebagian dari tubuhnya karena mendapat stigma buruk dari masyarakat.

Dia bercerita bahwa dirinya sering dipandang sebelah mata oleh orang lain. Hal ini berimbas kepada keluarga yang juga turut dinilai buruk. 

"Karena biar kelihatan keren gitu kan. Ya namanya seni kan. Tapi pas sudah tua malah nyesel. Apalagi warga memandang saya sebelah mata. Jadi keluarga jelek kan. Saya hapus tato ingin lebih baik saja, hijrah, mumpung lagi gratis juga," ujarnya.

Dia berharap lewat kegiatan hapus tato ini dapat mengembalikan stigma buruk tentang dirinya yang dinilai seperti seorang preman. Terlebih kegiatan hapus tato ini tidak dipungut biaya sama sekali.

Kisah menarik Dede Abdul Hakim, pria penuh tato yang ingin hijrah. Dok: Abdul Gani Siregar/tvOne

Sempat mendapat penolakan dari keluarga sebab mentato tanpa meminta izin terlebih dahulu, Dede mengungkapkan pesan yang disampaikan oleh orang tua.

"Keluarga sih sempat marah. Cuma keluarga pesan satu, bilang jangan malas saja. Kerja apa saja udah. Lumayan bantu-bantu keluarga. Karena kalau kita sudah tatoan, pemalas, sama saja kita bunuh diri," jelasnya. 

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan kegiatan hapus tato ini merupakan ketiga kalinya diselenggarakan. 

"Banyak saudara-saudara kita yang ingin hijrah yang tadinya bertato mungkin pergaulannya kurang baik akan lebih baik," katanya. 

Pada roadshow kali ini, baik dari pihak Baznas maupun Wali Kota Jakarta Timur tidak memberi batasan kuota peserta yang ingin menghapus tato. Namun, kegiatan hari ini dihadiri oleh 124 peserta. (agr/nsi) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral