- Reuters/Marcelo Del Pozo
Marco Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Bos Aprilia Sebut Pembalapnya Punya Kelemahan yang Merugikan
Jakarta, tvOnenews.com - Meski memimpin klasemen MotoGP, Marco Bezzecchi dinilai belum tampil sempurna setelah beberapa kesalahan merugikan di balapan Sprint.
Pendapat tersebut disampaikan langsung oleh CEO Aprilia Racing, Masimo Rivola usai seri MotoGP Amerika 2026, akhir pekan kemarin.
- Aprilia Racing
Marco Bezzecchi kehilangan poin penting akibat dua kali terjatuh saat memimpin di Buriram serta saat mengejar Francesco Bagnaia di Circuit of The Americas (COTA) di sesi sprint race.
Tanpa kesalahan tersebut, Bezzecchi berpotensi menambah sekitar 24 poin.
Sejauh ini, satu-satunya poin Sprint yang diraih Bezzecchi berasal dari finis keempat di Brasil.
Massimo Rivola, mengungkapkan bahwa meski Bezzecchi mampu bangkit dengan baik saat balapan utama, inkonsistensi di Sprint masih menjadi catatan.
“Harus saya akui bahwa ketika dia melakukan kesalahan pada hari Sabtu, dia bereaksi seperti seorang juara pada hari Minggu. Itu pertanda bagus,” kata Rivola kepada Sky Italia.
“Saya belum melakukan evaluasi teknis dengannya, tetapi bagian belakang motor jelas lebih ringan, kurang stabil, dan karena itu lebih sulit dikendalikan," katanya lagi.
“Dia melakukan pekerjaan yang hebat dalam beradaptasi, sangat bagus," lanjut Rivola.
Di sisi lain, rival terdekatnya, Jorge Martin, dinilai belum mencapai performa maksimal. Rivola menyebut Martin masih kekurangan kepercayaan diri meski tampil konsisten.
Lebih lanjut, Rivola juga menilai jeda panjang selama satu bulan menuju seri Jerez diprediksi dapat menguntungkan para pesaing.
Menurutnya, jeda tersebut biasanya membantu pebalap yang sedang mengejar ketertinggalan.
Selain itu, kondisi fisik Martin juga menjadi sorotan setelah terlihat kelelahan di akhir balapan terakhir.
Sementara itu, juara bertahan Marc Marquez harus puas finis kelima akibat penalti long lap, membuka peluang persaingan gelar semakin ketat ke depan.