- Reuters
Faktor Ini Bikin Max Verstappen Pertimbangkan Pensiun Dini dari Red Bull di Akhir Musim F1 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen masih berjuang untuk kembali bersaing di papan atas.
Peraih empat gelar juara dunia itu mendadak menghilang dari peta persaingan podium musim ini.
- Reuters
Dari tiga balapan yang sudah digelar, pencapaian terbaik Verstappen hanya finis di posisi keenam saat tampil pada seri pembuka di Australia pada awal Maret kemarin.
Setelahnya, rekan satu tim Isack Hadjar itu selalu mendapat hasil kurang memuaskan.
Dia gagal finis di China dan yang terbaru, Verstappen hanya berada di posisi kedelapan saat mentas di Jepang, akhir pekan kemarin.
Performa buruk di awal musim bahkan membuat nama Max Verstappen disebut-sebut tak lagi masuk dalam persaingan gelar juara musim ini.
Faktor Performa Buruk Max Verstappen di awal F1 2026
Menurunya penampilan Verstappen bersama Red Bull di awal F1 2026 sebenarnya sudah terlihat sejak tes pramusim.
Pembalap asal Belanda itu mengeluhkan regulasi baru pada mobil balap musim ini.
Pertama, Verstappen keberatan dengan keharusan manajemen energi yang ekstrem, di mana pembalap harus mengorbankan kecepatan di tikungan demi performa di lurusan dan sebaliknya.
Kemudian, dia juga menilai regulasi baru membuat balapan tidak natural karena teknis mesin lebih dominan daripada kemampuan pembalap.
“Ini buruk sekali. Saya tidak tahu. Kalau ada yang menyukai ini, berarti mereka tidak benar-benar tahu seperti apa balapan itu,” kata Verstappen soal regulasi baru saat tampil di tes pramusim.
"“Ini sama sekali tidak menyenangkan. Rasanya seperti bermain Mario Kart. Ini bukan balapan,” tambah pembalap asal Belanda tersebut.
“Anda menyalip dengan boost, lalu baterainya habis di lintasan lurus berikutnya dan lawan menyalip lagi. Buat saya, ini benar-benar lelucon,” tukasnya.
(aes)