- Instagram Honda Team Asia
Sejarah Tercipta! Veda Ega Pratama Jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Injak Podium Moto3, Sempat Tercecer ke Posisi 10
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah tinta emas baru saja ditorehkan oleh pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama.
Rider andalan Honda Team Asia ini sukses mengukir sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil menembus podium di ajang Grand Prix, tepatnya pada seri Moto3 Brasil 2026 yang digelar di Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna, Minggu (22/3) malam WIB.
Veda mengakhiri balapan penuh drama tersebut di urutan ketiga, tepat di belakang duo pembalap CFMoto Aspar Team, Maximo Quiles yang keluar sebagai pemenang dan Marco Morelli di posisi kedua.
Keberhasilan ini diraih Veda setelah menunjukkan mental baja dalam balapan yang diwarnai insiden bendera merah (red flag).
"Luar biasa. Saya sempat kesulitan sebelum bendera merah dikibarkan, tetapi ini menjadi pencapaian terbesar saya sejauh ini," ungkap Veda dalam sesi wawancara resmi MotoGP usai balapan.
Perjalanan Veda menuju podium tidaklah mudah. Memulai lomba dari grid keempat, ia sempat tampil menjanjikan dengan merangsek ke posisi tiga besar pada putaran-putaran awal.
Namun, persaingan sengit di lintasan membuatnya sempat bersenggolan dengan pembalap lain hingga melorot ke posisi tujuh.
Situasi kian sulit ketika posisi Veda terus merosot hingga ke urutan 10.
Di tengah ketegangan tersebut, pimpinan lomba David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) terjatuh, yang kemudian memberi jalan bagi Maximo Quiles untuk mendominasi di depan dengan selisih waktu yang cukup jauh.
Ketegangan mencapai puncaknya saat bendera merah berkibar pada lap ke-15, memaksa seluruh pembalap masuk ke pit dan lomba dihentikan sementara.
Saat balapan diputuskan untuk dilanjutkan kembali dengan format sprint lima putaran, Veda harus memulai perjuangannya dari posisi ke-10.
Namun, momen restart tersebut justru menjadi titik balik bagi Veda.
Dengan sisa waktu yang sangat singkat, ia tampil agresif dan perlahan melewati satu per satu pesaingnya.
Veda akhirnya berhasil menembus barisan depan dan mengunci posisi ketiga hingga menyentuh garis finis.
Pembalap asal Gunungkidul ini tak lupa mempersembahkan prestasi bersejarah ini untuk seluruh pendukungnya di tanah air.