- Instagram/Aprilia
Jorge Martin Optimis Bisa Raih Podium Pertamanya di MotoGP 2026, Siap Berjuang Keras Samai Kecepatan Marco Bezzecchi
tvOnenews.com - Rider tim Aprilia, Jorge Martin, tampil cukup meyakinkan pada seri pembuka MotoGP 2026 yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand.
Martin bahkan nyaris naik podium setelah bertarung sengit sepanjang race dengan Pedro Acosta, Marc Marquez dan Raul Fernandez.
Sayangnya, Jorge Martin masih belum bisa meraih podium pertamanya dengan Aprilia di MotoGP.
- Instagram/Jorge Martin
Juara dunia musim 2024 itu mengakhiri balapan utama di posisi keempat, tidak jauh dari persaingan podium.
Meski gagal naik podium, Jorge Martin tetap merasa puas dengan hasil yang diraihnya di Buriram.
Meski, sorotan utama memang tertuju pada kemenangan dominan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, Namun bagi Martin hasil tersebut menjadi sinyal positif setelah musim sebelumnya dipenuhi cedera.
Rider asal Spanyol itu hanya menjalani dua hari tes pramusim sebelum seri pembuka.
Hal tersebut terjadi karena ia harus menjalani operasi lanjutan akibat cedera musim lalu.
Meski persiapannya terbatas, Martin mampu tampil kompetitif sepanjang akhir pekan. Ia bahkan sempat terlibat duel dengan Marc Marquez dan Pedro Acosta di awal balapan.
- Instagram/Aprilia
“Saya sangat senang. Setelah hanya dua hari pengujian, bisa balapan di sini, meningkatkan performa dasar saya, dan finis di lima besar di kedua balapan dan kualifikasi itu menyenangkan," kata Jorge Martin.
“Di awal Grand Prix, saya merasa sangat baik. Saya kembali bertarung dengan Marc dan Pedro. Saya merasa lagi, saya sama seperti dulu," tambahnya.
“Tentu saja, saya perlu terus meningkatkan setup saya untuk mengejar Marco dan yang lainnya. Tapi, misalnya, Raul tidak terlalu jauh dari saya, jadi podium masih mungkin diraih. Saya mungkin bisa memberi nilai 9 dari 10 karena saya bisa berada di posisi itu, tetapi saya sangat senang bisa finis. Itu target saya, dan terus melangkah maju.” lanjutnya.
Jorge Martin juga mengaku kondisi fisiknya semakin membaik setelah proses pemulihan cedera panjang.
Ia bahkan mampu menyelesaikan balapan penuh meski sebelumnya kesulitan menjalani simulasi balapan saat tes.