- Instagram.com/khabib_nurmagomedov
Islam Makhachev Tegas Tolak Pertarungan Super vs Ilia Topuria di UFC White House, Ini Alasannya
tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia MMA. Islam Makhachev menegaskan bahwa pertarungan melawan Ilia Topuria yang digadang-gadang bakal digelar di UFC White House tidak akan terjadi, meski banyak penggemar sangat menantikan laga super ini.
Sejak Ilia Topuria naik ke divisi kelas ringan setelah merebut sabuk kelas bulu, para penggemar UFC mendambakan pertarungan super antara dirinya dengan Makhachev.
Namun, langkah Islam Makhachev yang naik ke kelas 170 pon dan merebut gelar kelas welter usai mengalahkan Jack Della Maddalena, membuat pertemuan keduanya menjadi lebih rumit.
- Ed Mulholland-Imagn Images
Topuria, julukan 'El Matador', sempat menyatakan ketertarikan untuk naik kelas dan menyelesaikan rivalitas panjang dengan Makhachev.
Meski begitu, Makhachev menegaskan bahwa rencana itu tidak termasuk dalam agenda UFC White House yang akan digelar pada Juni mendatang.
“Ya, saya rasa itu pasti tidak akan terjadi di Gedung Putih, karena dia sudah punya lawan, dan UFC tidak tertarik dengan hal ini,” ujar Makhachev dalam kanal Youtube Ushatayka.
Saat ini, skenario paling realistis adalah Topuria mempertahankan gelar kelas ringannya melawan juara interim, Justin Gaethje, sementara Islam Makhachev kemungkinan akan menunggu pertandingan berikutnya.
Meskipun demikian, Makhachev mengaku tidak keberatan menjadi petarung pendukung utama dalam acara tersebut:
“Yah, bagi saya tidak penting untuk bertarung sebagai pertandingan pendukung utama atau di awal karier saya bertarung di pertandingan pertama malam itu, jadi itu bukan masalah mendasar bagi saya.”
- Instagram @khamzat_chimaev
Selama beberapa bulan terakhir, penggemar UFC terus mendesak Dana White untuk mengumumkan kartu pertandingan UFC White House, termasuk menyoroti nama-nama besar seperti Khamzat Chimaev dan Conor McGregor.
Menurut laporan awal pekan ini, bos UFC menyatakan bahwa acara tersebut sudah final dan akan membawa beberapa opsi pertandingan ke pertemuan dengan Donald Trump akhir pekan ini. (ind)