- antara
Final NBA Gim 4: Warriors Butuh Sosok Selain Stephen Curry Berperan Lebih Aktif Kontra Celtics
Selain Thompson dan Poole, Andrew Wiggins juga mungkin menjadi nama lain yang diharapkan lebih signifikan dalam memasok angka bagi Warriors pada Gim 4 setelah punya rata-rata kontribusi 16,3 poin.
Apabila Thompson dan Poole diharapkan perannya, Wiggins tentu diharapkan bisa membantu Warriors berbicara lebih signifikan di paint area atau area sekitar keranjang yang harus diakui menjadi kunci dalam penentu kemenangan dalam dua gim final sebelumnya.
Oleh karena itu bukan hanya Wiggins, Kevon Looney, yang sempat menorehkan rekor sebagai center Warriors pertama sejak Robert Parish pada 1977, yang membukukan 20 poin dan 10 rebound pada sebuah pertandingan playoff dalam Gim 2 final Wilayah Barat kontra Dallas Mavericks.
Opsi lain yang mungkin bisa menjadi solusi anyar adalah dengan memberi menit bermain lebih bagi forward debutan Jonathan Kuminga yang punya postur menjanjikan dalam pertarungan di paint area.
"Anda tidak bisa mengesampingkan apa pun. Itu adalah sesuatu yang terus kami diskusikan di antara staf pelatih setiap harinya. Apakah kami perlu memasukkan pemain lain ke dalam rotasi? Apakah kami perlu mengubah kombinasi?" kata Kerr.
Siapapun itu nama yang akan muncul mengambil peranan lebih signifikan atau lagi-lagi bertopang kepada Curry, Warriors yang saat ini tertinggal 1-2 dari Celtics jelas akan memperlakukan Gim 4 dengan situasi wajib menang jika tak ingin berada di ujung tanduk saat pulang ke San Francisco untuk Gim 5 nanti.
Kecuali Gim 1 di mana Celtics mengorkestrasi kebangkitan gemilang mereka ditopang enam tripoin dalam rentetan poin 20-2, dua gim terakhir selalu memperlihatkan tim yang menguasai paint area akan keluar sebagai pemenang.
Sebetulnya di Gim 1 Celtics yang meraih kemenangan juga mengungguli perolehan poin paint area Warriors 34-26, tapi sulit rasanya menyebut paint area lebih signifikan berperan dibandingkan akurasi tripoin mereka yang mencapai 51,2 persen, tertinggi di seri sejauh ini.
Gim 2 dan Gim 3 menyajikan pertarungan antara dua tim yang relatif sama baik dalam mengeksekusi tembakan luar busur, tetapi perolehan poin di paint area jelas menjadi pembeda utama.