- KOVO
Red Sparks Ingin Pertahankan Yeum Hye-seon, Siap Pulangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027
Jakarta, tvOnenews.com - Red Sparks dikabarkan ingin mempertahankan setter senior mereka, Yeum Hye-seon. Rencana ini pun membuka peluang untuk kembali membawa pulang Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Bursa transfer Liga Voli Korea 2026-2027 kini tengah memanas setelah Red Sparks dikabarkan melakukan pergerakan dalam pasar jual-beli pemain.
Melansir dari Yonhap News, reporter Lee Dong Chill melaporkan bahwa Yeum Hye-seon yang berstatus sebagai pemain agen bebas (free agent/FA) telah mendapatkan permintaan untuk tetap bertahan di Red Sparks.
Namun meski mendapatkan permintaan untuk bertahan di Red Sparks, pemain yang berposisi sebagai setter senior itu tetap membuka peluang untuk bergabung dengan tim lain.
"Setter Yeum Hye-seon telah menerima permintaan untuk tetap bertahan bersama tim asalnya Jeong Kwan Jang Red Sparks, namun ia tetap membuka kemungkinan untuk menghubungi beberapa klub lain." tulis Yonhap News.
Jika Red Sparks berhasil mempertahankan Yeum Hye-seon, maka tim yang berbasis di Daejon itu juga berpeluang besar memulangkan Megawati Hangestri ke rumah keduanya.
Pasalnya Yeum Hye-seon sebelumnya secara terang-terangan bahwa dirinya dan Megawati Hangestri telah sepakat untuk kembali bermain di tim yang sama. Hal ini ia ungkapkan usai reuni bersama Megatron di Indonesia pada 4-5 April 2026 lalu.
"Selama kunjungan kami baru-baru ini ke Indonesia, Kami berbicara tentang bermain di tim yang sama, agar bisa mewujudkan impian lama kami untuk memenangkan kejuaraan," kata Yeum Hye-seon, dilansir dari sumber yang sama.
- Instagram @luminous___y03
Meski dikabarkan bahwa Yeum Hye-seon tengah menjadi incaran sejumlah klub, apalagi karena dirinya dianggap sepaket dengan Megawati Hangestri, namun bursa transfer Liga Voli Korea 2026-2027 bisa menjadi dilema tersendiri bagi setter kawakan tersebut.
Tak hanya Yeum Hye-seon, sejumlah pemain FA yang berstatus sebagai veteran seperti Bae Yoo-na, Park Jeong-ah dan lainnya memiliki gaji tahunan yang cukup besar.
Sehingga tim lain di luar tim asal mereka akan sulit membuat transfer mereka karena biaya kompensasi yang besar dengan gaji mereka yang tinggi pula.