- Kolase tvOnenews.com / Instagram @jpevolley / KOVO
Sebelum Bersinar di Korea, Inilah Sosok dari Kampung yang Pertama Kali Temukan Bakat Megawati Hangestri
tvOnenews.com - Di balik melejitnya nama Megawati Hangestri dalam beberapa tahun terakhir, tentu ada sejumlah sosok penting yang berperan besar dalam perjalanan karier pevoli asal Jember tersebut.
Belakangan, publik mengenal pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, sebagai salah satu figur yang berjasa mengangkat karier Megawati ke level internasional.
Pada proses draft pemain Asia Liga Voli Korea 2023/2024, Ko Hee-jin bahkan rela terbang langsung ke Kamboja untuk menyaksikan aksi Megawati bersama Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games 2023.
- KOVO
Dalam sebuah acara bincang santai di SBS Sports, Ko Hee-jin membagikan kisah di balik perekrutan Megawati.
Ia mengungkapkan bahwa Mega sebenarnya sudah menjadi pilihan utamanya, bahkan sebelum merekrut pemain asing asal Amerika Serikat, Giovanna Milana.
Ko Hee-jin mengaku sejak awal telah menjatuhkan pilihan kepada Megawati dibandingkan pemain kuota Asia lainnya yang mayoritas berasal dari Thailand.
Setelah memastikan mendapatkan Mega, barulah ia merekrut Giovanna Milana, yang sebelumnya bermain di Liga Voli Italia bersama CDA Talmassons.
"Megawati adalah pilihan pertamaku, kami tidak memilihnya setelah meelihatnya bermain langsung, tapi melalui video," ucap Ko Hee-jin dilansir dari kanal Youtube SBS Sports.
"Jadi tidak ada kepastian 100 persen," ungkapnya.
Karena itu, ia memutuskan berangkat ke Kamboja untuk melihat langsung performa Megawati di SEA Games 2023. Langkah tersebut diambil guna memastikan keyakinannya setelah sebelumnya hanya menyaksikan lewat rekaman video.
"Aku pergi ke Kamboja sehari sebelum uji coba," terangnya.
"Aku ingin melihat Megawati bermain secara pribadi untuk membuat keputusan. Menonton SEA Games di Kamboja, saya memperoleh keyakinan akan kemampuannya," tambahnya.
Setelah menyaksikan langsung kemampuan Megawati, Ko Hee-jin merasa pemain asal Indonesia itu sangat sesuai dengan kebutuhan Red Sparks. Tak lama berselang, ia pun melengkapi skuadnya dengan merekrut Giovanna Milana sebagai outside hitter.
"Itu sebabnya saya menyarankan kepada staf pelatih saya, bahwa kami draft Gia sebagai outside hitter," ungkapnya.
"Saya pikir sejauh ini berhasil, sampai musim berakhir, mari kita coba terus bangun," tuturnya.
Keputusan menunjuk Megawati sebagai opposite hitter Red Sparks terbukti tepat. Dalam dua musim terakhir, ia menjelma menjadi andalan utama tim sekaligus membawa energi baru bagi klub tersebut.
Namun jauh sebelum tampil di SEA Games dan menarik perhatian pelatih asal Korea Selatan itu, ternyata sudah ada sosok sederhana dari kampung halamannya yang lebih dulu melihat potensi besar Megawati.
- Instagram/@jpevolley
Saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Sport77, Megawati menceritakan awal mula perjalanannya di dunia voli.
"Masih ingat gak orang pertama yang bilang kalau kamu tuh punya bakat loh, kamu itu jago main voli," tanya Mamat Alkatiri.
"Aku latihan dulu di kampung malah, aku awalnya ga suka main voli, sepak bola sukanya waktu SD," jawab Megawati Hangestri.
"Ada pelatih aku yang di klub di kampung itu, Om Yudi namanya, aku gabung klub Vido dulu," terangnya.
Dari kisah tersebut, sosok Yudi—pelatihnya di klub Vido—menjadi figur pertama yang melihat bakat terpendam Megawati Hangestri.
Dari kampung halaman itulah perjalanan sang “Megatron” dimulai, sebelum akhirnya bersinar hingga ke panggung internasional. (ind)