- Instagram @jpevolley
Dari Dulu Megawati Hangestri Tak Peduli Hujatan, Akui Tak Suka Diatur dan Tak Semua Orang Tahu Ini
tvOnenews.com - Setelah menorehkan prestasi di Liga Voli Turki bersama Manisa BBSK, Megawati Hangestri kini kembali bermain di tanah air sebagai pemain Jakarta Pertamina Energi (JPE) di Proliga 2026.
Kehadirannya [un langsung memberikan dampak besar, membantu JPE meraih kemenangan penting atas Medan Falcons dan memastikan tiket mereka ke babak final four.
Sebelumnya, Megawati sempat sukses di Liga Voli Korea selama dua musim bersama Red Sparks, bahkan hampir membuat Ratu Voli Korea Kim Yeon-koung gagal pensiun dengan indah usai hampir kalah di partai final Liga Voli Korea.
- Kolase tvOnenews.com/ KOVO
Pink Spiders keluar sebagai juara Liga Voli Korea musim ini, sementara Megawati Hangestri dan Red Sparks harus puas menjadi runner-up setelah kalah agregat 2-3.
Meski Red Sparks tidak berhasil menang di laga penentuan, penampilan Megawati tetap luar biasa. Ia mencatatkan 37 poin yang impresif dalam pertandingan tersebut. Rekan setimnya, Vanja Bukilic, menambahkan 19 poin, sementara pemain andalan Pink Spiders, Kim Yeon Koung—yang dijuluki “Ratu Voli Korea”—mencetak 34 poin.
Megawati Hangestri Pertiwi juga tampil gemilang sepanjang babak final, hingga akhirnya menjadi top skor babak final Liga Voli Korea 2024/2025 dengan total 153 poin.
Sementara itu, di babak reguler, Megawati mencatatkan 802 poin, menempati posisi kedua di daftar top skor setelah Gyselle Silva (GS Caltex) yang meraih 1008 poin.
Di Turki, Megatron juga meraih trofi Ferdi Zeyrek 2025 bersama Manisa BBSK, meski belum sempat debut di liga utama Turki.
Namun, padatnya jadwal di Indonesia serta kewajiban membela timnas voli putri membuatnya memilih untuk tidak memperpanjang kontrak di Turki. Kini, fokus Megawati kembali tertuju pada Proliga dan prestasi bersama JPE.
Di balik segala pencapaiannya, siapa sangka Megawati Hangestri awalnya tidak memiliki niat menjadi atlet voli profesional.
Ia menganggap perannya sekarang sebagai sebuah “anugerah” yang tak pernah disangka, dan justru kariernya sebagai atlet nasional berkembang dari situ.
Dalam sebuah podcast, Megawati membocorkan sisi lain perjalanan kariernya, termasuk hal-hal yang awalnya tidak disukainya.
Ia mengaku menyukai kebebasan dan tidak suka diatur secara kaku, namun tanpa disadari menjadi atlet justru memberikan pengalaman yang menyenangkan.
Pernyataan ini muncul setelah ia menyelesaikan dua musim bersama Red Sparks di Korea, sebelum akhirnya kembali ke Indonesia.
- Instagram/@jpevolley
Megawati Hangestri, yang dijuluki “Megatron,” telah meraih berbagai penghargaan mulai dari Proliga hingga Liga Voli Korea V-League.
Namun, dulunya ia memiliki cita-cita yang berbeda, yaitu menjadi polisi wanita atau Polwan.
“Aku dulu tertarik jadi polwan. Tapi seiring waktu, cita-cita itu hilang,” ungkapnya, dikutip dari YouTube Sport77.
“Aku merasa nggak cocok di jalan itu. Aku suka yang nggak diatur, suka yang melenceng, suka yang bebas aja,” lanjut Megawati. (ind)