- KOVO
Adu Gaji Megawati Hangestri Vs Vanja Bukilic usai Gabung Manisa BBSK dan Il Bisonte, Lebih Kaya Raya Siapa?
Jakarta, tvOnenews.com - Menilik kisaran gaji yang diterima oleh Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic usai keduanya cabut dari Red Sparks usai keduanya kini membela klub Liga Voli Turki serta Italia.
Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic diketahui sebelumnya sama-sama memutuskan hengkang dari Red Sparks usai tampil di Liga Voli Korea 2024-2025 lalu.
Megawati Hangestri memutuskan untuk pulang kampung sementara ke Indonesia, dan tak lama kemudian kembali bermain abroad dengan bergabung Manisa BBSK di kasta kedua Liga Voli Turki atau Kadinlar 1 Ligi 2025-2026.
Sementara Vanja Bukilic memilih untuk mencoba peruntungannya di Eropa, dan kemudian bergabung dengan Il Bisonte Firenze di Liga Voli Italia musim baru nanti.
Lantas bagaimana dengan gaji yang diterima Megawati dan Bukilic bersama klub masing-masing usai hengkang dari Red Sparks?
Sebelumnya Mega dan Bukilic mendapatkan nominal gaji yang berbeda karena status mereka masing-masing sebagai pemain Asia dan non-Asia saat di Korea.
Mega sempat menerima bayaran 100 ribu dolar AS saat debut dan naik menjadi 150 ribu dolar AS atau setara Rp2,4 miliar di musim keduanya pada 2024-2025.
Bayaran Megawati bisa meningkat menjadi 250 ribu dolar AS jika dirinya mengubah statusnya dari pemain asing kuota Asia menjadi non-Asia, seperti yang diterima oleh Vanja Bukilic saat di Korea karena ada aturan batasan gaji dari KOVO.
Namun Megawati memutuskan untuk menolaknya dan tetap cabut dari Red Sparks dan Liga Voli Korea. Begitu juga dengan Bukilic.
- KOVO
Adu Gaji Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic Bersama Klub Baru Masing-masing
Sementara itu, sejatinya tak diketahui secara pasti berapa bayaran yang diterima Mega dan Bukilic bersama klub barunya masing-masing.
Melansir dari Vocal, perkiraan gaji pemain seperti Megawati Hangestri di Manisa BBSK ialah senilai 150 ribu dolar AS atau sekitar Rp2,4 miliar.
Nominal tersebut lebih besar dari yang didapatkannya bersama Red Sparks saat musim debutnya yakni hanya 100 ribu dolar AS saja.
Di sisi lain, media Devlet menyebutkan bahwa gaji pemain amatir di Turki mendapatkan gaji yang lebih kecil yakni 5 ribu dolar AS saja atau setara Rp81 juta.
Angka ini sangat kontras dengan para pemain yang tampil di kasta utama Sultanlar Ligi, di mana para pemain mendapatkan gaji fantastis yakni sekitar 351 hingga 586 ribu dolar AS per tahun.
Bahkan ratu voli dunia seperti Zehra Gunes, Melisa Vargas dan lainnya mendapatkan bayaran yang melebihi rata-rata pemain di Sultanlar Ligi. Gaji mereka berkisar 879 ribu dolar AS atau bahkan bisa menyentuh 1,7 juta dolar AS.
Sementara itu, Vanja Bukilic yang kini bergabung bersama Il Bosonte di Serie A1 Italia juga tak diketahui pasti gaji yang bakal diterimanya selama satu musim ke depan.
Namun menurut laporan Reddit dan berbagai sumber lainnya, gaji rata-rata pemain SerieA1 diperkirakan mencapai 100.000 euro atau setara Rp1,9 miliar dengan kurs Rp19.030 per euro-nya.
Sedangkan untuk pemain reguler umumnya menerima bayara 20.000 hingga 50.000 euro per tahun. Sedangkan untuk pemain level menengah ke atas, angka kontraknya bisa mencapai 150.000 hingga 250.000 ribu euro.
Akan tetapi pemain bintang kelas dunia di Liga Voli Italia seperti Paola Egonu bisa mendapatkan gaji senilai 300.000 hingga 400.000 euro atau bahkan hingga 700.000 sampai 1.000.000 euro sudah termasuk bonus dan iklan sebagaimana dilansir dari Obiettivolavoro.
Meski demikian, angka sebenarnya bisa lebih tinggi jika ditambah bonus, tunjangan hingga hak sponsor.
Namun perlu ditekankan bahwa nominal gaji Megawati Hangestri bersama Manisa BBSK di Liga Voli Turki maupun Vanja Bukilic bersama Il Bisonte di Liga Voli Italia belum diketahui kebenarannya karena kontrak pemain sangat rahasia dan pihak klub juga jarang memplubikasikannya secara terbuka.
(nad)