- PBVSI
Baru Kelar Proliga 2025, Megawati Hangestri Tiba-tiba Bicara soal Perbedaan Mencengangkan antara Voli Korea dengan Indonesia
Pevoli asal Jember itu juga berhasil menyabet gelar MVP putaran pertama Liga Voli Korea atau V-League dan terpilih dalam jajaran pemain All Star Liga Voli Korea di musim pertamanya.
Tak cukup sekali, pada musim keduanya Mega kembali terpilih sebagai pemain All Star Liga Voli Korea musim 2024-2025.
Ko Hee-jin membentuk senjata baru di Red Sparks, menemukan pengganti Giovanna Milana dan Lee So-young.
Pelatih termuda di V-League itu menduetkan Megawati Hangestri bersama Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.
Terbukti secara perlahan, trio MVP (Mega, Pyo Seung-ju, Vanja Bukilic) menjadi senjata mematikan bagi Red Sparks.
Megawati Hangestri menuliskan sejarah baru bagi Red Sparks dalam meraih 13 kemenangan beruntun, melampaui rekor tim sebelumnya yang hanya 8 kemenangan beruntun.
Pemain timnas voli putri Indonesia ini juga terpilih sebagai MVP dua kali secara beruntun (Putaran ketiga dan Keempat V-League 2024-2025).
Dalam voting, Mega berhasil mengalahkan rival sekaligus idolanya yakni Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.
Tak hanya itu, Megawati Hangestri berhasil membawa tim berjuluk Red Force itu runner-up Liga Voli Korea usai bertarung 5 game melawan Pink Spiders yang diperkuat oleh Kim Yeon-koung.
Megatron beri pengakuan jujur soal perbedaan Voli di Korea dan Indonesia
Di sisi lain, Megawati Hangestri mengungkapkan perbedaan gaya bermain Voli di Indonesia dengan Korea Selatan.
Menurutnya, tempo permainan di Korea itu lebih cepat sehingga membuatnya harus beradaptasi dalam sisi fisik maupun mental.
"Kalau di sini (Korea) kayak orang-orang cepat banget, pergerakan main voli cepet. Mungkin sama tapi dari bolanya kayak (cepat) dan orang-orangnya," ujarnya dilansir dari Korea Reomit.
"Orang di luar Voli aja cepet-cepet, orang Korea, heran juga aku," ujarnya soal Culture Shock selama di Korea.
- KOVO
Meski terbilang sudah sukses di Liga Voli Korea dengan membela Red Sparks selama dua musim, Megawati Hangestri tetap rendah hati dan memberikan pesan kepada para juniornya yang ingin mengikuti jejak bermain abroad.