- Instagram/red__sparks
Belum Sebulan, Di Hadapan Media Korea Yeum Hye-seon Ungkap Kesedihan Mendalam Ditinggal Megawati Hangestri: Mega Adalah...
tvOnenews.com - Kapten Jung Kwan Jang Red Sparks, Yeum Hye-seon ungkap kesedihan mendalam saat membicarakan kepergian Megawati Hangestri dari Liga Voli Korea.
Di hadapan media Korea, Yeum Hye-seon memberikan pernyataan soal Megawati Hangestri.
Disebut sebagai setter terbaik di Liga Voli Korea atau V-League, ia justru memuji Mega sebagai pemain terbaik yang pernah bekerja sama dengannya.
Bukan tanpa alasan jika Red Sparks sulit move on, dalam dua musim Megawati Hangestri di Red Sparks, ia membawa lolos dua kali secara beruntun babak playoff.
{{imageId:339626}}
Mencapai partai final, lebih hebatnya lagi menumbangkan tim yang tidak mudah, Hyundai Hillstate merupakan tim besar dan juga juara bertahan yang kalahkan Pink Spiders di final musim lalu.
Berbicara soal prestasi, Megawati Hangestri sukses membawa Red Sparks finis di posisi ketiga V-League musim lalu untuk kali pertama dalam tujuh tahun.
Red Sparks sampai datang langsung ke Indonesia melakoni pertandingan persahabatan melawan Indonesia All Star. Salah satu tujuannya ialah untuk berterima kasih atas dukungan suporter tanah air.
Sementara itu, prestasi di musim ini lebih mentereng lagi, seperti 13 kemenangan beruntun di V-League hingga sebelumnya runner-up KOVO Cup 2024.
Prestasi individu tak kalah mentereng lainnya, Megawati Hangestri didaulat sebagai MVP dua kali berturut-turut, bertarung dengan idolanya Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.
Di samping itu, salah satu yang paling berkesan ialah kedekatan Megawati Hangestri dengan kapten Red Sparks Yeum Hye-seon. Keduanya bahkan terlihat seperti kakak-adik.
Tidak bisa dipungkiri, kalau melihat dari kedekatan mereka, Yeum Hye-seon menjadi pemain Red Sparks yang paling kehilangan sosok Megawati Hangestri.
Yeum Hye-seon bahkan sampai membujuk Megawati Hangestri agar mau bertahan di Red Sparks setidaknya hingga musim depan. Namun, hasilnya nihil.
“Kami sudah tahu sebelumnya (Mega ingin tinggalkan Red Sparks), aku juga sudah mengucapkan salam perpisahan secara langsung sebelum dia pergi,” kata Yeum Hye-seon.
“Aku sudah memaksanya setiap hari (untuk stay), tapi ternyata tidak berhasil,“ tegas kapten Red Sparks dikutip dari YouTube TJB News.
Sementara itu, setelah hampir sebulan kepergian Hangestri, kapten Red Sparks Yeum Hye-seon akhirnya bicara buka-bukaan soal sahabatnya itu.
Memang untuk musim depan, Yeum Hye-seon bakal kehilangan banyak teman baiknya. Setelah Megawati Hangestri, ada Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju yang ikut pergi.
Akan tetapi, Yeum Hye-seon mengatakan bahwa Megawati Hangestri yang justru menjadi pemain terbaik yang pernah bekerja sama dengannya.
“Mega adalah salah satu penyerang terbaik yang pernah bermain bersama saya,“ kata Yeum Hye-seon dikutip dari News1.
- KOVO
Seperti yang dijabarkan sebelumnya, Yeum Hye-seon mengatakan bahwa Megatron punya kepribadian positif sehingga kehadirannya di Red Sparks cukup penting.
“Dia tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki kepribadian yang hebat, jadi dia cocok dengan tim,” lanjutnya.
Di akhir wawancaranya, kapten Red Sparks tersebut sebetulnya menyayangkan keputusan Megawati Hangestri meninggalkan Korea Selatan.
Setter yang membawa Korea Selatan lolos ke perempatfinal Olimpiade 2020 Tokyo itu juga mengungkapkan bahwa kepergian Megawati Hangestri secara tidak langsung menimbulkan lubang di skuad Red Sparks.
“Sayang sekali pemain seperti dia tidak bisa bertahan dengan kami,” ujar kapten Red Sparks itu.
Pasca kepergian Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin langsung bergerak cepat. Pemain Hillstate musim lalu Wipawee Srithong akan mengisi slot kuota Asia. (han/ind)