news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain kunci Pink Spiders, Tutku Burcu dan Kim Yeon-koung..
Sumber :
  • KOVO

Daya Magis Megawati Hangestri Bikin Pemuncak Klasemen Ketat-ketir, Pink Spiders Sampai Buat Rencana Nekat Demi Juara V-League...

Performa impresif Megawati Hangestri bersama Red Sparks pada musim ini membuat tim papan atas Pink Spiders khawatir gagal menjadi juara V-League, lakukan ini.
Selasa, 11 Februari 2025 - 12:26 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Segala cara dan upaya dilakukan oleh pemuncak klasemen V-League, Pink Spiders untuk menjadi juara V-League musim ini, seperti meredam ancaman tim Red Sparks dan Megawati Hangestri.

Megawati Hangestri menuliskan sejarah baru bagi Red Sparks dalam meraih 13 kemenangan beruntun, melampaui rekor tim sebelumnya yang hanya 8 kemenangan beruntun.

Pevoli asal Jember itu juga terpilih sebagai MVP dua kali secara beruntun (Putaran ketiga dan Keempat V-League 2024-2025).

Dalam voting, Mega berhasil mengalahkan rival sekaligus idolanya yakni Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.

Performa epik Megawati Hangestri bersama Red Sparks pada musim ini membuat tim Pink Spiders terancam gagal juara V-League.

Megawati Hangestri saat Red Sparks sukses mengalahkan Hyundai Hillstate.
Sumber :
  • KOVO

 

Bagaimana tidak, performa Megawati Hangestri lebih berkembang pada musim ini, dan sejumlah statistiknya meningkat tajam.

Megatron dinilai jauh lebih ganas pada musim ini bersama tandem barunya Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.

Di mana penampilan impresif Megawati Hangestri bersama Red Sparks menjadi ancaman tersendiri bagi Pink Spiders.

Pink Spiders misi juara pada musim ini, memiliki sejumlah pemain hebat seperti Kim Suji, Kim Yeon-koung, Lee Go Eun, Jeong Yun-ju, Tutku Burcu dan Achilles Peach.

Tetapi skuad asuhan Marcello Abbondanza itu mendapat ujian dari Megawati Hangestri dan Pink Spiders.

Megawati dan kawan-kawan berhasil memutus rekor kemenangan beruntun Pink Spiders, tak hanya itu nasib sial menimpa Pink Spiders lantaran pemain kuncinya harus cedera saat duel dengan Red Sparks.

Tutku Burcu mengalami cedera saat laga Pink Spiders vs Red Sparks pada tanggal 17 Desember 2024.

Hasilnya anak Marcello Abbondanza tampil pincang dan mengalami serangkaian kekalahan, termasuk saat kalah dari juara bertahan V-League, Hyundai Hillstate.

Hal itu diakui oleh Abbondanza sebelum laga kontra Hyundai Hillstate, mengaku sangat terganggu akan ketidakhadiran Tutku Burcu Yuzgenc.

“Ini adalah saat yang paling sulit. Saya tidak tahu berapa banyak pertandingan yang telah kami menangkan selama lima tahun terakhir tanpa kiamat," ucap dia dilansir dari The Spike.

“Kondisi Tutku kurang bagus. Saya kira ini adalah momen kritis kami. Saya berharap absennya Tutku bisa menjadi peluang berkembang bagi pemain lainnya.” tambahnya.

Ketidakhadiran Tutku memberi pengaruh besar bagi tim, sehingga Pink Spiders dengan cepat bergerak mencari pemain pengganti, dan Marta Matejko resmi mengisi posisi Tutku. Dan mengembalikan performa tim.

Pevoli berusia 27 tahun, Matejko memiliki pengalaman segudang event Internasional dengan bermain di Liga-liga besar Eropa seperti Prancis, Belgia, Spanyol dan Polandia.

Sebelum pindah ke Korea, Marta Matejko bermain sebagai starter di klub CSM Volei, Liga Rumania pada musim 2024-2025. Dia bahkan berhasil mencatatkan skor tertinggi dalam sisi serangan dan pemblokiran.

Pada awal-awal laga Marta Matejko banyak dikritik lantaran banyak melakukan kesalahan beomsil,

Pevoli asal Polandia itu sudah menjadi starter dalam beberapa laga Pink Spiders, tetapi tak dapat memenuhi ekspektasi penggemar dan pelatih. Dalam dua pertandingan terakhir dia hanya mencetak 13 dan 10 poin.

Dendam Pink Spiders

Pink Spiders berhasil mengalahkan Red Sparks dua kali secara beruntun, sekaligus menghentikan 13 kemenangan beruntun anak asuh Ko Hee-jin.

Ini merupakan balas dendam dari Kim Yeon-koung dan kawan-kawan, setelah Red Sparks dan Megawati Hangestri meruntuhkan kemenangan beruntun mereka juga.

Bahkan memberikan rentetan masalah, seperti asisten pelatih Pink Spiders yang kena hukuman lantaran sikap terpujinya kepada Ko Hee-jin.

Tak hanya itu, pemain tumpuan mereka juga harus absen gegara cedera pada laga kontra Red Sparks, dia adalah Tutku Burcu Yüzgenç.

Kembalinya Pemain Kunci Pink Spiders

Ada momen menarik dalam kemenangan Pink Spiders atas Ai Peppers di putaran kelima Liga Voli Korea 2024-2025.

Kembalinya pemain kunci Pink Spiders yakni Tutku Burcu menjadi momen kebangkitan bagi tim dan mengembalikan mentalitas.

Di mana hal itu menjadi ujian yang berat bagi Megawati Hangestri dan Red Sparks, sehingga memanaskan kembali persaingan di klasemen Liga Voli Korea.

Setelah menepi karena cedera lama, Tutku Burcu comeback membawa kemenangan bagi Pink Spiders dan menjadi MVP pertandingan.

Sejauh ini, Tutku Burcu salah satu pemain yang sangat cocok gaya bermainnya dengan Ratu Voli Korea Kim Yeon-koung, dan Abbondanza sangat mengandalkannya dalam penyerangan.

Tutku Burcu Yüzgenç merupakan pevoli berkebangsaan Turki, yang pernah membela sejumlah klub elite di Liga Turki seperti Fenerbahce Opet, Karayolları Spor Kulübü, dan Halkbank Ankara.

Tentunya hal itu sejalan dengan Kim Yeon-koung, yang pernah mencicipi Liga Turki dan bisa dibilang masa keemasan KYK itu ketika berkarier abroad di Turki.

{{imageId:321358}}

Pertandingan antara Pink Spiders vs AI Peppers di lanjutan putaran kelima Liga Voli Korea 2024-2025 telah selesai digelar pada Minggu (9/2/2025) sore WIB.

Sang tuan rumah berhasil meraih kemenangan dengan mudah dari AI Peppers lewat straight set dengan skor 3-0 (25-13, 25-12 dan 27-25) di Samsan World Gymnasium.

Pada set pertama, Pink Spiders langsung tampil dominan setelah mereka memanfaatkan keadaan AI Peppers yang sedang kelimpungan.

Pasalnya, tim besutan legenda Red Sparks yakni Chang So-yeon tengah mengalami krisis middle blocker usai Yeom Orkhon tak nampak dalam laga tersebut.

Alhasil sang pelatih terpaksa menyulap Park Jeong-ah selaku Outside Hitter menjadi seorang Middle Blocker untuk menambal krisis yang ada.

Masalah ini memberikan keuntungan bagi Pink Spiders, yang kini kembali diperkuat oleh Tutku Burcu yang akhirnya comeback usai absen karena cedera. Tuan rumah pun mengamankan set pertama 1-0 usai unggul jauh 25-13 dari AI Peppers.

Pada set kedua, pertandingan cukup mudah kembali dilalui oleh tim yang dibela oleh Kim Yeon-koung idola Megawati Hangestri.

Mereka tak membutuhkan waktu lama untuk menggandakan kedudukan menjadi 2-0 usai kembali menang dengan skor jauh 25-12 dari Park Jeong-ah dan kolega.

Berlanjut pada set pamungkas, AI Peppers yang tak mampu keluar dari tekanan tuan rumah terus tertinggal karena kesulitan memberikan perlawanan.

Meski demikian, anak asuh Chang So-yeon terus berjuang hingga akhirnya mampu menikung dan unggul 19-17 dari tim yang dibela idola Megawati Hangestri tersebut.

Namun Kim Yeon-koung dan kolega mampu menyamakan kedudukan menjadi 25-25, sehingga pertandingan kini berlangsung makin ketat.

Pink Spiders yang kini kembali diperkuat oleh Tutku Burcu nampak makin mengerikan apalagi dikombinasikan dengan kemampuan Kim Yeon-koung.

Alhasil kekuatan yang sulit dibendung membuat AI Peppers tak berdaya hingga Pink Spiders akhirnya menang 3-0 usai unggul 27-25 di set ketiga.

Torehan ini membuat Pink Spiders kembali melanjutkan rekor impresifnya yakni tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan yang dilakoninya di Liga Voli Korea 2024-2025. (nad/ind)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral