- KOVO
Sukses Bawa Red Sparks ke Playoff, Siapa Sangka Megawati Hangestri Berjuang Atasi Gegar Budaya Ini Selama di Korea, Apa itu?
Megawati Hangestri membagikan pengalaman culture shock (gegar budaya) selama awal-awal berada di Korea.
"Culture shock-nya itu aku sebagai orang Indonesia, santai orangnya, kesehariannya kan kayak santai, kalau di sini kan ppalli ppalli, semua kan?" ucapnya dilansir Youtube The Korea Herald.
"Ini beneran orang (di sini) kayak begini? jadi awal-awal capek untuk mengikuti, 'kenapa sih harus cepat-cepat, kenapa sih semua itu terburu-buru,' jadi semuanya tuh ribet. Kalau santai kan bisa lebih leluasa," ujarnya.
Mega saat diwawancarai oleh The Korea Herald.
Mega mengatakan masih terbawa suasana seperti di Indonesia, dan kemudian tinggal di Korea yang semuanya serba cepat.
"Tapi yaudah lah, namanya juga hidup di negara orang, mau nggak mau, harus mengikuti juga. Kita harus menghargai budaya mereka juga," jelasnya.
Sebagai informasi, Ppali memiliki arti cepat dalam bahasa Indonesia, ungkapan tersebut banyak digunakan orang Korea untuk menyuruh seseorang melakukan sesuatu dengan cepat.
Budaya Korea sangat menerapkan Ppali dalam sehari-harinya, karena melakukan segala sesuatu dengan cepat, dan tidak bermalas-malasan.
Mega mengungkapkan apa keuntungan yang didapatkan dari adaptasi budaya di Korea yang serba cepat.
"Banyak sih, akhirnya aku menjalani keseharianku tuh dengan cepat, nggak menunda waktu, tidak mengulur waktu," tuturnya.
"Habis latihan, biasanya kan aku diem dulu. Sekarang ini habis latihan aku langsung mandi, beres-beres, jadi lebih banyak waktu untuk istirahat di kasur," tambahnya.
Menutup wawancaranya, Megawati memberikan sebuah pesan kepada para juniornya, atau pevoli muda yang ingin berkiprah di luar negeri.
"Tetap semangat dan bekerja keras, jangan lupa berdoa," katanya.
"Gagal hari ini nggak apa-apa, mungkin akan ada kesuksesan di depan sana yang menanti kamu. Jangan cepat putus asa, jangan cepat puas dengan hasil yang sekarang, atau mencapai hasil yang baik terus langsung puas, kamu akan jauh lebih baik lagi dari ini," tuturnya.
Ia juga menyarankan kepada para pevoli muda agar banyak menimba ilmu dan pengalaman di tempat lain, keluar dari zona nyaman.