Duel Puncak Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Kokoh di Puncak, Jakarta Pertamina Enduro Terancam?
tvOnenews.com - Babak final four Proliga 2026 tinggal menghitung hari. Seri pertama akan resmi dimulai pada Kamis (2/4/2026) di GOR Jawa Pos Arena, Surabaya.
Jadwal pertandingan yang telah dirilis langsung memanaskan atmosfer kompetisi, terutama di sektor putri yang diprediksi berlangsung sangat ketat sejak laga pembuka.
Sorotan utama tertuju pada persaingan di papan atas klasemen, di mana Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Jakarta Pertamina Enduro menjadi dua tim yang paling difavoritkan.
Rivalitas keduanya semakin menarik karena sama-sama memiliki ambisi besar untuk merebut tiket menuju grand final. Namun, situasi terbaru menunjukkan adanya perbedaan kondisi, terutama dari sisi stabilitas skuad.
Gresik Phonska Tampil Paling Stabil Jelang Final Four
Dari seluruh tim yang lolos ke babak final four, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menjadi satu-satunya tim yang tidak melakukan perubahan komposisi pemain.
Konsistensi ini menjadi kekuatan utama mereka sejak fase reguler. Dengan catatan impresif 10 kemenangan dari 12 pertandingan, Gresik Phonska berhasil memuncaki klasemen sementara.
Soliditas tim terlihat dari keseimbangan antara lini serang dan pertahanan, yang membuat mereka menjadi kandidat kuat juara musim ini.
Tidak adanya bongkar pasang pemain juga membuat chemistry antar pemain tetap terjaga. Hal ini menjadi keuntungan besar dibandingkan tim lain yang masih harus beradaptasi dengan komposisi baru menjelang fase krusial.
Pertamina Enduro Dihantam Perpisahan Yana Shcherban
Di sisi lain, Jakarta Pertamina Enduro justru menghadapi tantangan besar jelang final four. Salah satu pemain asing andalannya, Yana Shcherban, resmi berpisah dengan tim.
Perpisahan tersebut diumumkan melalui akun resmi tim dan meninggalkan kesan emosional bagi seluruh skuad, termasuk Megawati Hangestri Pertiwi.
"Satu nama, sejuta kenangan. Thank you, @yanasherban for all the unforgettable moments. Dari mengantarkan Jakarta Pertamina Enduro jadi juara tahun lalu sampai berjuang bareng sampai babak final four tahun ini. It’s not just about what you did on the court, but also your energy, your smile, and all the memories we shared. You’re not just a player, you’re already family for JPE. And honestly… this goodbye hits different," tulis akun resmi tim.