- instagram proliga official
Bisa-bisanya Tak Masuk Daftar Top Skor, Megatron Justru Bawa Pertamina Enduro Lolos Final Four Proliga 2026?
Tiga poin beruntun yang diraih Megawati dan kolega memaksa deuce sebelum akhirnya set pembuka diamankan.
Pada set kedua, Popsivo tampil lebih agresif dan sukses menyamakan kedudukan 1-1 setelah menang 25-19. Permainan semakin ketat di set ketiga, tetapi Pertamina lebih disiplin menekan kesalahan sendiri dan merebut set 25-20.
Memasuki set keempat, Pertamina sempat unggul nyaman hingga 19-11. Namun Popsivo bangkit dan memangkas jarak poin menjadi 24-22 lewat servis ace Chelsa Berliana.
Ketegangan memuncak sebelum akhirnya spike Megawati memastikan kemenangan 25-22 sekaligus menyudahi perlawanan sengit lawan.
Eksekusi terakhir itulah yang menjadi simbol peran penting Megawati: tidak selalu paling banyak mencetak angka, tetapi hadir sebagai penyelesai di saat penentuan.
- instagram proliga official
Pertamina Enduro Tim Pertama ke Final Four
Kemenangan tersebut memastikan Pertamina Enduro menjadi tim putri pertama yang lolos ke final four Proliga 2026.
Total delapan kemenangan yang telah mereka kumpulkan sudah tak mungkin lagi dikejar pesaing di luar empat besar.
Tim asuhan Bulent Karslioglu menunjukkan mental baja sepanjang laga. Meski Wilma Salas dan Iana Shcherban belum tampil sepenuhnya dominan sejak awal pertandingan, koordinasi tim tetap terjaga.
Sementara Popsivo sebenarnya tampil impresif lewat ketangguhan De La Cruz yang sulit dibendung sepanjang paruh pertama set pembuka. Namun konsistensi dan ketenangan Pertamina menjadi pembeda.
Tak masuknya Megawati dalam daftar top skor hari ini mungkin mengejutkan. Akan tetapi, fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda: kontribusinya tetap menentukan arah pertandingan.
Statistik bisa saja tak selalu memihak, tetapi peran di momen krusial adalah nilai yang tak tergantikan.
Proliga 2026 pun semakin menarik. Para ratu poin silih berganti memimpin daftar top skor, tetapi Pertamina Enduro sudah lebih dulu mengamankan tiket menuju perebutan gelar.
Dan di balik itu, Megawati tetap menjadi figur sentral meski namanya tak tercetak di papan statistik hari ini. (udn)