- Istimewa/istockphoto.com
Ternyata Ini 5 Amalan Doa untuk Menenangkan Hati di Malam Hari
Religi - Ustaz Abdul Somad dalam ceramahnya mengatakan, orang yang tidak ingin berdoa adalah orang-orang sombong. Sebab, ia katakan, Nabi SAW saja yang selalu dikabulkan doanya oleh Allah SWT, masih tetap berdoa setiap saat.
Semantara, ia sebutkan, sebagai manusia biasa yang belum jelas statusnya, mengapa tidak ingin berdoa kepada Allah SWT? Kemudian, ia katakan, berdoa itu tidak susah, karena tidak bisa berdoa dengan bahasa Arab, bisa pakai bahasa daerah atau bahasa Indonesia.
"Karena Allah itu maha mengetahui," kata ustaz Abdul Somad seperti yang dikutip dari kanal YouTube Ceramah Singkat, Rabu (2/11/2022).
Nah, doa dalam ajaran Islam, berbagai macamnya dan dapat diamalkan dengan situasi apa saja. Bahkan, doa tidak hanya diamalkan setiap selesai sholat saja. Ternyata, ada juga doa yang dapat diamalkan setiap malam hari dan dapat menentramkan serta menenagkan hati.
Berikut lima (5) doa yang dapat diamalkan pada malam hari, seperti yang dilansir dari berbagai sumber.
Ilustrasi Orang sedang Berdoa
1. Doa Penutup Hari
Allahummajal fi qalbi nuran, wa fi bashari nuran, wa fi sam’i nuran, wa an yasari nuran, wa fauqi nuran, wa tahti nuran, wa amami nuran, wa khalfi nuran, wa addhim li nuran
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah dalam hatiku cahaya, dalam penglihatanku cahaya, dalam pendengaranku cahaya, di sisi kananku cahaya, di sisi kiriku cahaya, di atasku cahaya, di bawahku cahaya, di depanku cahaya, di belakangku cahaya, dan agungkan cahaya untukku,” (HR Muslim).
2. Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas
Al-Falaq
qul a'zu birabbil-falaq min syarri ma khalaq,
wa min syarri gasiqin iza waqab
wa min syarrin-naffasati fil-'uqad, wa min syarri asidin iza asad
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Shubuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki,” (QS Al Falaq: 1-5).