- Freepik/rawpixel
Doa Meminta Kesembuhan Penyakit Sesuai dengan Tuntunan Rasulullah SAW
Imsahil ba’sa rabban nāsi. Bi yadikas syifā’u. Lā kāsyifa lahū illā anta
Artinya: "Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Kau,"
Bahkan, Abu Dawud dan At-Tirmidzi meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan baca doa berikut ini sebanyak 7 kali di hadapan orang yang sakit.
أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ
As’alullāhal azhīma rabbal ‘arsyil ‘azhīmi an yassfiyaka
Artinya: "Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan arasy yang megah agar menyembuhkanmu."
Dilansir dari laman NU Online, doa berikut ini dapat mendoakan kesembuhan dengan menyebut langsung nama orang yang sakit.
Hal ini juga dilakukan Rasulullah SAW saat menjenguk Sa‘ad bin Abi Waqqash sebagaimana riwayat Imam Muslim berikut.
اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا
Allāhummasyfi Sa‘dan. Allāhummasyfi Sa‘dan. Allāhummasyfi Sa‘dan
Artinya: "Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad."
Untuk pengamalannya, kamu bisa mengganti nama Sa’ad dengan nama seseorang yang ingin didoakan kesembuhannya.
Selanjutnya, dari riwayat Imam Bukhari dari Ibnu Abbas RA, doa berikut ini dapat dilafalkan sebagai alternatif untuk penyakit apa saja.
لَا بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ
Lā ba’sa thahūrun insyā’allāhu
Artinya: "Semoga tidak apa-apa (sakit), semoga suci dengan kehendak Allah."
Selain memohon kesembuhan melalui doa, kita perlu mengiringinya dengan ikhtiar berupa ibadah dan ketaatan kepada Allah. Dalam Surat Al Baqarah Allah ta’ala berfitman,
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ