- YouTube/khalidbasalamah
Lebih Baik Sedekah ke Fakir Miskin atau Donasi Masjid? Begini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah
tvOnenews.com - Pertanyaan tentang mana yang lebih utama antara sedekah kepada fakir miskin atau donasi untuk pembangunan masjid sering muncul di kalangan umat Muslim.
Terlebih ketika seseorang memiliki dana terbatas, pilihan ini terasa cukup membingungkan.
Menanggapi hal tersebut, Ustaz Khalid Basalamah memberikan penjelasan sekaligus membuka sudut pandang baru dalam beramal.
Dalam praktik sehari-hari, kita sering menjumpai beberapa kotak amal di masjid dengan label yang berbeda, seperti infak umum, sedekah untuk fakir miskin, hingga dana pembangunan atau pemeliharaan masjid.
Kondisi ini membuat sebagian orang bertanya-tanya, mana yang seharusnya diprioritaskan agar mendapatkan pahala yang lebih besar.
Menurut Ustaz Khalid Basalamah, sejatinya tidak perlu memilih secara kaku antara satu dengan yang lain.
Ia menyarankan agar umat Muslim justru berusaha mengisi semua kotak amal tersebut sesuai kemampuan yang dimiliki. Jika dana terbatas, maka bisa dibagi secara proporsional.
“Isi semua. Masa kotak amal masih milih-milih. Saya cuma punya dana terbatas, misalnya Rp100.000, pecah saja ke semuanya,” jelasnya.
Pendekatan ini mengajarkan bahwa dalam beramal, yang terpenting adalah niat dan upaya untuk meraih sebanyak mungkin kebaikan.
Tidak harus besar, tetapi konsisten dan merata dalam berbagai jenis amal.
Selain membagi dana dalam satu waktu, Khalid Basalamah juga memberikan alternatif lain yang lebih fleksibel.
Misalnya, seseorang bisa bergantian dalam bersedekah. Hari ini fokus pada fakir miskin, keesokan harinya untuk masjid, dan seterusnya.
Cara ini dinilai tetap efektif untuk meraih pahala dari berbagai jenis amal tanpa harus merasa terbebani.
Ia juga menekankan pentingnya kecerdasan dalam melihat peluang amal. Setiap kesempatan untuk berbuat kebaikan seharusnya dimanfaatkan dengan maksimal.
Jangan sampai kesempatan tersebut terlewat hanya karena terlalu sibuk memilih mana yang dianggap paling utama.
Dalam penjelasannya, Khalid Basalamah mengingatkan bahwa umat Islam sebaiknya memiliki semangat “tamak” dalam meraih rahmat Allah SWT.
Maksudnya adalah berlomba-lomba dalam kebaikan dan tidak menyia-nyiakan peluang amal yang ada.
Konsep ini juga berlaku dalam berbagai bentuk ibadah lainnya. Ia mencontohkan pertanyaan yang sering muncul terkait pilihan antara akikah dan kurban.