news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi hubungan intim.
Sumber :
  • Istimewa

Saat Syahwat Tak Tertahan, Hubungan Suami Istri di Hari Raya Idul Fitri Boleh atau Tidak? Ini Kata Buya Yahya

Buya Yahya menyikapi spekulasi viral terkait hukum suami istri hubungan intim demi memuaskan nafsu saat momen Hari Raya Idul Fitri dilarang dan mengandung dosa.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:42 WIB
Reporter:
Editor :

Menurut Buya Yahya, tidak ada halangan mengenai suami istri yang ingin menumpahkan syahwatnya. Sebab definisi secara umum, Idul Fitri dikenal sebagai tanda kemenangan spiritual umat Islam.

"Suami istri (berhubungan intim) halal. Itu bukan suatu hari yang terlarang, apalagi namanya Hari Raya, otomatis artinya hari yang bersenang-senang,  baik itu makan enak hingga berhubungan suami istri segala macam," jelasnya.

Buya Yahya bahkan membandingkan kemudahan dari agama Islam terkait hubungan intim di bulan Ramadhan. Suami istri yang bercumbu di malam Ramadhan, maka tidak ada masalah.

Ketentuan tersebut telah dijelaskan dalam dalil Al-Quran melalui Surat Al-Baqarah Ayat 187. Allah SWT memudahkan hamba-Nya yang sudah sah berstatus suami istri untuk saling bercampur di malam Ramadhan.

Sementara untuk Idul Fitri, Buya Yahya mengambil penjelasan dari definisi Lebaran Idul Fitri. Di dalam momen itu, terdapat kata "Hari Raya".

Buya Yahya menjelaskan, Hari Raya Idul Fitri menunjukkan umat Muslim kembali memperoleh fitrah. Mereka dipersilakan bahagia dengan berbagai bentuk, misalnya silaturahmi, makan enak, hingga menumpahkan hawa nafsu sebagai kebutuhan biologis tubuh.

Di Hari Raya, kata Buya Yahya, hal itu memberikan tanda bahwa umat Islam memasuki hari kebebasan. Artinya, tidak ada larangan melakukan sesuatu selama masih dalam batas wajar dan syariat agama Islam.

"Mau makan enak, berhubungan istri, macam-macam pokoknya itu tidak ada masalah karena mengandung kebebasan," ucapnya.

Buya Yahya dengan kelakarnya masih bertanya-tanya alasan pandangan liar tersebut kerap kali muncul. Apalagi kembali heboh setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurut Buya Yahya, keyakinan tersebut sangat aneh. Bahkan banyak yang berani menumpahkan pandangan itu tanpa didasari dalil dan hadis riwayat Rasulullah SAW.

"Ada orang mengatakan kalau 1 Muharram itu nggak boleh suami istri berhubungan intim. Ada juga 10 Muharram nggak boleh juga, kemudian apalagi? Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha bahkan menjadi sasaran suami istri tidak diperbolehkan hubungan intim," kelakarnya dengan tegas.

Ulama kharismatik itu justru menyinggung larangan yang sudah ditetapkan saat momen Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha. Salah satu contoh sederhananya tidak boleh menjalankan ibadah puasa.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral