- Ilustrasi AI
Naskah Khutbah Jumat 13 Maret 2026: Sebentar Lagi Lebaran, Ramadhan Melambatlah, Jangan Cepat Pergi
Selain itu, topik pembahasan ini sangat penting bagi kita, mengingat sebentar lagi akan memasuki periode Lebaran atau nama umumnya adalah Hari Raya Idul Fitri. Tentu dengan waktu saat ini, tamu mulia kita, Ramadhan akan pergi meninggalkan kita.
Kita tidak mengetahui boleh jadi Ramadhan tahun ini adalah yang terakhir untuk kita dalam kehidupan ini. Maka dari itu, marilah kita berdoa agar termasuk golongan hamba mendapat ampunan dari Allah SWT.
Sebagaimana diketahui, salah satu dalil Al-Quran membahas tentang Ramadhan terletak pada Surat Al-Baqarah Ayat 184. Dalam kalimat awal ayat ini, Allah SWT berfirman:
أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ
Artinya: "Pada hari-hari yang tertentu (sangat singkat)." (QS. Al-Baqarah, 2:184).
Secara hakikat, seluruh bulan di tahun Hijriah mempunyai jumlah hari yang sama. Ada yang mencapai 29, ada juga sampai 30 hari.
Akan tetapi, Allah SWT mengkhususkan keseluruhan hari dalam bulan Ramadhan memunculkan istilah ayyamam ma'dudat. Hal ini menjadi isyarat waktu Ramadhan berlangsung secara singkat dan membuat umat Muslim merasa waktunya cepat berlalu.
Penyebutan ini sebenarnya mempunyai makna dahsyat. Orang mungkin merasa menjalani amal dan ibadah dengan tenang tanpa berat selama bulan suci Ramadhan.
Diketahui, Ramadhan merupakan bulan paling ditunggu oleh seluruh umat Muslim di dunia. Saat bulan suci datang, orang-orang beriman merasa hatinya dipenuhi dengan kegembiraan.
Tak ayal, bulan suci Ramadhan diibaratkan seperti bagian musim. Beberapa di antaranya musim ketaatan, musim ampunan, dan musim dilipatgandakannya pahala.
Sayangnya saat sudah hadir, umat Muslim merasa hari-hari selama satu bulan penuh di Ramadhan terasa begitu cepat. Ibaratnya, orang yang baru hadir, tetapi langsung hilang secepat kilat sehingga menimbulkan dilema bagi mereka yang memanfaatkan waktu bulan mulia ini dengan sebaik mungkin.
Tak sedikit dari orang beriman menanamkan perkataan "Ramadhan, melambatlah sedikit, jangan terlalu cepat pergi". Kalimat ini selalu menggema dalam hati mereka.
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,
Melalui Surat Al-Baqarah Ayat 185, Allah SWT menunjukkan Ramadhan tidak hanya dikenal sebagai bulan ibadah puasa. Bulan ini menjadi waktu turunnya Al-Quran, petunjuk untuk umat manusia, hingga bulan memisahkan kebenaran dan kebatilan.