news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi membaca Al-Quran i'tikaf di dalam masjid.
Sumber :
  • Unsplash/ Aldin Nasrun

Keutamaan I'tikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Kesempatan yang Tak Boleh Disia-siakan

Keutamaan i'tikaf di 10 hari terakhir Ramadhan, kesempatan yang tak boleh disia-siakan.
Senin, 9 Maret 2026 - 04:46 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah. 

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan terutama di sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah i'tikaf, yaitu berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah.

Banyak orang mengira bahwa i'tikaf harus dilakukan dengan menginap di masjid selama beberapa hari. 

Namun, menurut penjelasan Ustaz Khalid Basalamah, ada pendapat ulama yang menyebutkan bahwa i'tikaf juga bisa dilakukan dalam waktu yang lebih singkat, selama seseorang memang berniat melakukannya.

Berikut penjelasan Ustaz Khalid Basalamah tentang i'tikaf.

Ilustrasi shalat Jumat
Sumber :
  • Unsplash/Rumman Amin

I'tikaf Bisa Dilakukan dari Shalat ke Shalat

Dalam ceramahnya, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa sebagian ulama berpendapat i'tikaf tidak harus dilakukan sepanjang hari atau dengan menginap di masjid.

“Ada pendapat ulama yang mengatakan i'tikaf itu yang paling sedikit adalah mengikat antara shalat ke shalat. Jadi misal Maghrib ke Isya, Dzuhur ke Ashar, asal dia niatkan i'tikaf bisa dapat pahalanya insyaallah,” kata Ustaz Khalid Basalamah.

Artinya, seseorang yang datang ke masjid untuk shalat lalu berniat i'tikaf hingga shalat berikutnya tetap berpeluang mendapatkan pahala i'tikaf.

Namun tentu saja, pahala tersebut tidak sama dengan orang yang benar-benar beri'tikaf penuh di masjid selama beberapa hari.

I'tikaf Penuh: Fokus Beribadah di Masjid

Menurut Ustaz Khalid Basalamah, i'tikaf yang dilakukan dengan menetap di masjid memiliki komitmen yang lebih besar.

“Tapi tentu ini berbeda pahala dengan orang yang memang nginap di masjid, karena targetnya memang lima waktu shalat di masjid, tidak boleh keluar dari masjid kecuali memang darurat sekali baru bisa keluar,” ujarnya.

Dalam praktiknya, orang yang beri'tikaf penuh biasanya mengisi waktunya dengan berbagai ibadah seperti shalat sunnah, membaca Al-Quran, berdzikir, dan berdoa.

Ilustrasi Al-Quran
Sumber :
  • tvOnenews - Gigih Wahyuningsih

Tujuan Utama I'tikaf: Mencari Lailatul Qadar

Lebih lanjut, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa tujuan utama i'tikaf adalah untuk mengejar malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadar.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:00
00:55
03:22
08:29
05:46
11:08

Viral