- Pixabay
Ramadhan Melatih Kesabaran Diri, Hadapi Konflik dengan Membaca Doa Nabi Muhammad SAW
tvOnenews.com - Dalam kehidupan sehari-hari, perselisihan merupakan hal yang tak terpisahkan dari perjalanan manusia dan bisa terjadi kepada siapa saja.
Perbedaan pendapat, sikap, maupun kepentingan sering kali menjadi pemicu munculnya konflik yang mengganggu ketenangan batin.
Di bulan Ramadhan, saat umat Islam diajak untuk lebih menahan diri dan memperbaiki akhlak, menghadapi situasi seperti ini tidak cukup hanya dengan usaha lahiriah semata.
Diperlukan pula ikhtiar batin dengan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Salah satu amalan yang dapat dilakukan adalah meneladani doa Nabi Muhammad SAW, yang dipanjatkan sebagai permohonan perlindungan serta jalan keluar dari perselisihan dan pertikaian, agar hati kembali tenang dan hubungan antarsesama tetap terjaga.
Berikut bacaan doa Nabi Muhammad SAW ketika memohon keluar dari pertikaian.
اللّٰهُمَّ فَاطِرَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ عٰلِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ اَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيْ مَا كَانُوْا فِيْهِ يَخْتَلِفُوْنَ
Latin: allâhumma fâthiras-samâwâti wal-ardli ‘âlimal-ghaibi wasy-syahâdati anta taḫkumu baina ‘ibâdika fî mâ kânû fîhi yakhtalifûn
Artinya: “Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, yang mengetahui segala yang gaib dan yang nyata, Engkaulah yang memutuskan di antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang selalu mereka perselisihkan.”
Doa Nabi Muhammad SAW ketika memohon keluar dari pertikaian ini tercantum dalam surah Az Zumar ayat 46.
(kmr)