news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tragedi G30S PKI: Kisah Pilu Para Pahlawan dan Doa Bersama Aa Gym untuk Syuhada Bangsa.
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

Sejarah Tragedi G30S PKI: Kisah Pilu Para Pahlawan dan Doa Bersama Aa Gym untuk Syuhada Bangsa

Kilas balik tragedi kelam G30S/PKI dalam sejarah Indonesia. Aa Gym ajak doa bersama untuk mengenang para syuhada bangsa yang telah gugur 
Kamis, 4 September 2025 - 16:22 WIB
Reporter:
Editor :

Doa untuk Para Syuhada Bangsa

Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jasa para pahlawannya. Mendoakan mereka yang gugur adalah bagian dari penghormatan sekaligus kewajiban spiritual bagi umat Islam.

Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau doa anak saleh yang mendoakannya” (HR. Muslim).

Selain itu, Allah SWT juga berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan orang-orang yang datang setelah mereka (para sahabat) berdoa: Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau biarkan ada kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang” (QS. Al-Hasyr: 10).

Dengan penuh kerendahan hati, marilah kita panjatkan doa:

Allahummaghfir lahum warhamhum wa ‘afihim wa’fu ‘anhum. Ya Allah, ampunilah mereka, rahmatilah mereka, lapangkanlah kuburnya, dan terimalah mereka sebagai syuhada pembela bangsa.

Doa ini menjadi pengikat batin antara generasi masa kini dengan para pahlawan yang gugur. Semoga arwah mereka diterima di sisi Allah SWT, ditempatkan bersama orang-orang saleh, dan pengorbanannya menjadi cahaya bagi Indonesia untuk senantiasa menolak segala bentuk pengkhianatan terhadap bangsa.

Profil Singkat Para Korban G30S/PKI

Untuk memahami betapa besar pengorbanan para syuhada bangsa ini, berikut beberapa nama pahlawan yang gugur dalam tragedi 1965:

1. Jenderal Ahmad Yani – Kepala Staf Angkatan Darat, dibunuh di rumahnya dan jasadnya dibuang di Lubang Buaya.
2. Letjen Suprapto – Deputi KSAD, diculik dari rumah dan dibunuh karena menentang gagasan angkatan kelima PKI.
3. Letjen S. Parman – Asisten Intelijen KSAD, diculik dan dibunuh di Lubang Buaya.
4. Letjen M.T. Haryono – Diplomat militer yang menolak komunisme, dibunuh di rumahnya.
5. Mayjen D.I. Panjaitan – Pernah belajar militer di AS, gugur setelah diculik dari rumahnya.
6. Mayjen Sutoyo Siswomiharjo – Jaksa Militer Utama, ditangkap dan dibunuh secara keji.
7. Brigjen Katamso – Komandan Korem 072/Yogyakarta, diculik dan dibunuh di Kentungan.
8. Kolonel Sugiyono – Kepala Staf Korem 072, gugur bersama Katamso di Yogyakarta.
9. Kapten Pierre Tendean – Ajudan Jenderal Nasution, rela menyamar demi menyelamatkan pimpinannya.
10. AIP II Karel Satsuit Tubun – Anggota polisi pengawal Dr. Leimena, gugur dalam baku tembak.
11. Ade Irma Suryani – Putri kecil Jenderal Nasution, tewas tertembak saat rumahnya diserang.
12. Jenderal A.H. Nasution – Menjadi target utama, namun berhasil selamat meski terluka.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral