Azizah Salsha Berbulan-bulan Ditinggal Suami Merantau ke Luar Negeri Demi Berkarier di Sepak Bola, Bagaimana Status Pernikahannya? Ini Kata Buya Yahya
tvOnenews.com - Rumah tangga Pratama Arhan dengan Azizah Salsha akhirnya kandas. Pemain Timnas Indonesia itu resmi menggugat cerai istrinya di Pengadilan Agama Tigaraksa.
Gugatan ini telah terdaftar sejak 1 Agustus 2025 melalui kuasa hukumnya. Proses perceraian berlangsung cukup cepat. Sidang kedua pada Senin (25/8/2025) memutuskan perkara secara verstek karena Azizah tidak hadir dan hanya diwakili kuasa hukumnya.
Situasi ini membuat publik ramai memperbincangkan perjalanan rumah tangga keduanya, yang sejak awal memang dijalani dengan banyak tantangan, terutama jarak dan kesibukan karier Arhan.
Karier Arhan yang Selalu Berpindah Klub
Sejak menikah pada Agustus 2023, kehidupan rumah tangga Arhan dan Azizah selalu terpisah oleh jarak. Arhan meniti karier di luar negeri, mulai dari Tokyo Verdy di Jepang, kemudian Suwon FC di Korea Selatan, hingga kini memperkuat Bangkok United di Thailand. Sementara itu, Azizah tetap tinggal di Indonesia.
Kehidupan sebagai pesepakbola profesional memang menuntut mobilitas tinggi. Kontrak dan perpindahan klub menjadi bagian dari karier. Namun, konsekuensinya adalah rumah tangga yang dijalani dengan pola long distance marriage.
Tidak sedikit pasangan pesepakbola dunia mengalami hal serupa, dan kini, Arhan dan Azizah pun menghadapi tantangan besar yang akhirnya berujung pada perceraian.
Sebelum gugatan cerai masuk pengadilan, media sosial sempat heboh dengan beredarnya foto Azizah bersama komunitas padel pada 31 Juli 2025. Yang menjadi perhatian publik adalah kehadiran Philo Paz, mantan kekasih Azizah, dalam kegiatan itu.
Meski tidak berduaan, momen kebersamaan tersebut memicu spekulasi. Tak lama kemudian, Arhan menghapus pin foto pernikahannya di Instagram, seolah menegaskan bahwa hubungannya dengan Azizah memang sedang tidak baik-baik saja.\
Sorotan Kembali pada Restu dan Syarat Pernikahan
Perjalanan cinta Arhan dan Azizah sebelumnya mendapat restu dari kedua keluarga, meski dengan syarat berbeda. Ibunda Arhan, Surati Inawati atau Mak Ti, menekankan syarat sederhana sebelum pernikahan.
“Yang penting seiman, seagama, buat Ibu cukup,” ucapnya di kanal YouTube Insertlive.
Namun, dari pihak Azizah, sang ayah Andre Rosiade sempat mengajukan syarat yang lebih berat. Dalam konferensi pers Arhan bersama Suwon FC pada Februari 2025, ia mengungkap ucapan mertuanya:
“Kalau boleh nikah sama Azizah, 10 tahun ke depan tidak boleh pulang ke Indonesia. Tidak boleh main di Indonesia.”
Arhan mengakui bahwa permintaan itu bagian dari dukungan mertua agar dirinya fokus mengembangkan karier di luar negeri.
Namun, publik kini melihat syarat tersebut justru menjadi beban besar, apalagi di tengah jarak rumah tangga yang semakin merenggang.
Perspektif Hukum Agama
Kasus perceraian ini kemudian dikaitkan dengan ajaran agama Islam, yang mengatur detail pernikahan maupun perceraian.
Banyak yang bertanya, bagaimana status pernikahan jika seorang suami meninggalkan istri dalam waktu lama tanpa kabar?
Pertanyaan serupa pernah diajukan seorang jamaah kepada Buya Yahya melalui YouTube Al Bahjah TTV.
Sang jamaah bercerita bahwa ia ditinggalkan suami tanpa kabar selama enam bulan, hingga merasa putus asa dalam penantian. Ia bertanya, apakah pernikahannya otomatis batal dan boleh menikah lagi?
Menanggapi hal itu, Buya Yahya menjelaskan:
“Ketahuilah bahwa seorang istri yang ditinggalkan suami seberapa lama pun jika sang suami belum menjatuhkan cerai maka tidak akan terceraikan. Maka ibu tetap menjadi istri yang sah bagi suami ibu,” ujarnya.
Beliau menegaskan bahwa seorang istri tidak bisa memutuskan cerai secara sepihak. Jika merasa tidak sanggup menunggu, maka harus mengajukan perkara ke pengadilan agama agar diputuskan sesuai hukum syariat.
“Adapun jika ketidaksabaran ibu dalam penantian, ibu tidak bisa menceraikan ibu dengan diri sendiri. Akan tetapi ibu harus mengangkat permasalahan ibu ke hakim (Pengadilan Agama),” jelasnya.
Buya Yahya menambahkan, jika hakim memutuskan cerai karena memenuhi syarat syariat, barulah pernikahan dinyatakan putus. Setelah itu, masa iddah harus dijalani sebelum sang istri boleh menikah lagi.
Perceraian Pratama Arhan dan Azizah Salsha memperlihatkan betapa rumitnya dinamika rumah tangga ketika dihadapkan pada tuntutan karier internasional, jarak, hingga isu pribadi.
Dari sisi agama, pernikahan tidak bisa gugur hanya karena jarak atau ditinggalkan tanpa kabar, kecuali ada keputusan resmi dari hakim.
Kini, Arhan akan melanjutkan kariernya di Bangkok United dan tetap membela Timnas Indonesia.
Sementara publik menunggu, apakah keputusan ini menjadi akhir yang menenangkan bagi keduanya, atau justru membuka babak baru yang masih penuh sorotan. (udn)