- envato
Kafarat atau Denda Bersetubuh di Siang Hari saat Puasa Ramadhan
مَا إذَا طَلَعَ عَلَيْهِ الْفَجْرُ وَهُوَ مُجَامِعٌ فَاسْتَدَامَ فَإِنَّ الْأَصَحَّ الْمَنْصُوصُ وُجُوبُ الْكَفَّارَةِ مَعَ انْتِفَاءِ فَسَادِ الصَّوْمِ فِي هَذِهِ الصُّورَةِ
Artinya: “Jika fajar terbit, sedangkan seseorang sedang bersenggama, namun tetap meneruskannya, maka berdasarkan nas yang paling sahih, ia wajib menjalankan kafarat, walaupun tertolaknya kerusakan puasa dalam kondisi ini (karena puasanya tidak sah).”
11. Hubungan badan dipastikan dilakukan di bulan Ramadhan
Akan dijatuhi kafarat bagi orang yang benar-benar melakukan hubungan badan di bulan Ramadhan. Berbeda halnya jika pelaku tidak yakin dirinya sudah memasuki bulan Ramadhan, kemudian ia berpuasa dengan hasil ijtihadnya dan membatalkan puasanya dengan senggama, tetapi ijtihadnya ternyata salah, maka tidak ada kewajiban kafarat baginya. Wallahu a'lam. (adh)