- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Kisah Paus Fransiskus Sebelum Meninggal Dunia, Ternyata Hampir Sabet Gelar Ahli Kimia dan Memilih Jalan ke Vatikan
Jakarta, tvOnenews.com - Sri Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik se-Dunia memiliki kisah hampir dinobatkan sebagai ahli kimia.
Paus Fransiskus hampir menjadi ahli kimia sebelum bergulat di Vatikan selaku pemimpin umat Katolik se-Dunia. Hal ini tidak lepas ia mempunyai banyak pengalaman berkutat di pendidikan.
Kisah Paus Fransiskus nyaris menjadi ahli kimia sangat menarik dibahas. Terlebih lagi, pemimpin tertinggi umat Katolik itu kini dikabarkan meninggal dunia.
Kabar Sri Paus Fransiskus meninggal dunia tepat menginjak usia 88 tahun langsung diumumkan oleh Camerlengo Gereja Roma, Kardinal Kevin Joseph Farrell dalam keterangan resminya.
Merujuk dari kabar Vatican News, Kardinal Farrell mengabarkan, Paus Fransiskus menghembuskan napas terakhirnya di kediamannya di Vatikan pada Senin (21/4/2025), pukul 7.35 pagi waktu Vatikan.
- Reuters
"Saudara-saudari terkasih, dengan kesedihan yang mendalam saya harus mengumumkan wafatnya Bapa Suci Fransiskus," ujar Kardinal Kevin Joseph Farrell pada pukul 14.47 WIB.
Penyebab Paus Fransiskus meninggal dunia karena didiagnosis penyakit pneumonia bilateral dan terakhir kali sudah dirawat selama 38 hari sejak Februari 2025 lalu.
Kabar ini menunjukkan berakhirnya peran Paus Fransiskus sebagai pemimpin umat Katolik se-Dunia yang berada di Vatikan sebuah negara di dalam wilayah Italia.
Jika menilik ke belakang, banyak yang belum mengetahui kisah Paus Fransiskus hampir memegang status ahli kimia karena pengalaman di bidang pendidikannya begitu luar biasa.
Status itu hampir melekat sebelum melanjutkan kepribadiannya yang begitu religius dinobatkan sebagai pemimpin umat Katolik di dunia, hingga
Lantas, seperti apa kisah Paus Fransiskus hampir menjadi ahli kimia? Yuk simak di bawah ini!
Paus Fransiskus Hampir Sabet Gelar Ahli Kimia
- Julio Trisaputra/tvOnenews.com
Paus Fransiskus sebenarnya bukan nama aslinya. Pemimpin Gereja Katolik ke-266 itu bernama Jorge Mario Bergoglio.
Jorge Mario Bergoglio yang kini disapa Paus Fransiskus lahir di Buenos Aires, Argentina pada 17 Desember 1936. Kini, ia telah meninggal dunia di Vatikan pada Senin, 21 April 2025.
Paus Fransiskus merupakan anak dari pasangan imigran asal Italia. Ayahnya bernama Mario Jose Bergoglio, sedangkan sang ibu bernama Regina Maria Sivori.
Mario Jose Bergoglio selaku ayahnya mempunyai pekerjaan di bidang akuntansi di sebuah perusahaan kereta api. Ada pun Regina Maria Sivori hanya berstatus ibu rumah tangga (IRT).
Jorge Mario Bergoglio sebenarnya sudah menunjukkan sisi kehidupan di semasa kecilnya sangat religius.
Paus Fransiskus (sebutan pemimpin umat Katolik) pernah menjajaki pendidikan di Argentina dan berlanjut ke Jerman. Ini berlangsung sebelum menjabat sebagai imam Jesuit pada 1969.
Terkait gelar ahli kimia, Paus Fransiskus memang hampir mendapatkannya dan terjadi sebelum memilih jalan imamat, meskipun tercatat banyak perbedaan pendapat mengenai hal ini.
Beberapa pihak menganggap Jorge Mario telah mendapat gelar master, karena menekuni bidang kimia di University of Buenos Aires.
Sebagian lainnya berspekulasi gelar ini hampir didapatkan karena mencatatkan pernah berkutat di dunia pendidikan bidang teknik kimia di sekolah.
Alhasil, ia dianggap menjadi lulusan teknisi kimia berkat pernah menempuh pendidikan di bidang teknik kimia.
Akan tetapi, profesor sejarah gereja Amerika Latin di Universitas Santa Clara, Pastor Jesuit Arthur Liebscher turut memberikan pendapatnya bahwa, Jorge menguasai tentang ilmu kimia.
Berdasarkan pernyataan Pastof Jesuit Arthur, ilmu kimia dikuasai oleh Paus Fransiskus. Terlebih lagi, pernah memiliki pekerjaan sebagai ahli kimia.
Dinukil dari National Catholic Reporter, Pastor Jesuit Liebscher berpendapat bahwa Jorge Mario belum pernah lulus di universitas.
"Bagi generasi Bergoglio, pendidikan universitas masih merupakan sesuatu yang jauh di luar jangkauan kelas sosialnya," kata Pastor Jesuit Arthuc Liebscher.
Seminari Keuskupan Villa Devoto menjadi rekam jejak Jorge Mario untuk memutuskan ke jalan imamat pada 11 Maret 1958 silam.
Jorge Mario juga sukses menuntaskan pendidikan humaniora di Chile. Ia juga akhirnya pulang menuju Argentina demi memperoleh status filsafat 1963.
Paus Fransiskus bahkan pernah menjalani profesi mengajar berbasis sastra dan psikologi pada 1964-1965. Hal ini bertujuan agar meningkatkan ilmu pendidikan di Immaculate Conception College di Santa Fe dan mengajar mata kuliah serupa di Colegio del Salvad," jelasnya.
Paus Fransiskus juga belajar ilmu teologi agar bisa menyabet gelar yang diberikan Colegio de San Jose pada 1967-1970.
Uskup Agung Ramon Jose Castellano menahbiskan Jorge Mario Bergoglio sebagai imam imammat pada 13 Desember 1969.
Ketika berkutat di Argentina, Jorge Mario Bergoglio memiliki segudang pengalaman yang luar biasa, terkhusus dari pekerjaannya.
Jorge Mario pernah menjadi profesor di Fakultas Teologi San Miguel, magister novis di Villa Barilari, San Miguel.
Kemudian, ia juga pernah menjadi kolsutan diperuntukkan Provinsi Serikat Yesus hingga berkutat sebagai Rektor Colegio Maximo di Fakultas Filsafat dan Teologi.
Jabatan Rektor Colegio de San José pada 1980-1986 telah menjadi rekam jejak Paus Fransiskus saat diangkat sebagai Provinsial Jesuit, Argentina pada 31 Juli 1973.
Jorge Mario Bergoglio akhirnya menjadi Uskup Tituler Auca dan Uskup Auksilier Buenos Aires setelah dipercaya oleh Paus Yohanes Paulus II pada 20 Mei 1992.
Jabatan Kardinal sekaligus mendapat gelar San Roberto Bellarmino melekat kepada Jorge Mario setelah kembali diangkat oleh Yohanes Paulus II pada Konsistori 21 Februari 2001.
Seiring berjalannya waktu, Jorge Mario Bergoglio resmi mengemban tugas sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik se-Dunia dan mendapat gelar Paus Fransiskus pada 13 Maret 2013 silam.
Dalam sejarah Gereja Katolik, Jorge Mario Bergoglio atau Paus Fransiskus resmi mencatatkan namanya sebagai Paus di urutan ke-266.
Terkini, Paus Fransiskus meninggal dunia sekaligus menjadi kabar duka yang mendalam bagi umat Katolik se-dunia dan masyarakat internasional.
(hap)