- Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV
Memang Uang THR Lebaran Anak Boleh Dibelanjakan Orang Tua? Meski Anak Masih Kecil Tapi Kata Buya Yahya…
tvOnenews.com - Biasanya anak-anak menantikan untuk mendapatkan THR di setiap momen lebaran.
Sebab, masyarakat Indonesia memiliki tradisi untuk membagikan uang THR lebaran dari orang yang lebih tua kepada yang lebih muda, termasuk anak-anak.
Apabila masih balita, anak-anak sering menitipkan uangnya kepada orang tua agar tidak hilang.
Tak jarang orang tua memakai uang THR milik anak untuk dibelanjakan kebutuhan rumah tangga.
Lantas, bolehkah orang tua menggunakan uang THR lebaran anak?
- Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV
Hukum Orang Tua Menggunakan Uang THR Anak dalam Islam
Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya menegaskan dalam Islam persoalan kepemilikan uang dan harta telah diatur secara rinci.
Bahkan terdapat batasan yang jelas antara suami dan istri, seperti istri tidak boleh sembarangan menggunakan uang suami tanpa izin dan sebaliknya.
Kepemilikan harta sudah melekat pada diri masing-masing manusia sehingga orang lain tidak berhak untuk menggunakan uang secara sembarangan.
Tak terkecuali bagi anak-anak, kepemilikan harta juga sudah melekat sejak dini.
Harta anak tidak dapat diklaim sebagai harta milik orang tua, meski anak tersebut masih belum baligh.
"Miliknya anak ya miliknya anak, haknya anak," tegas Buya Yahya.
Oleh karena itu, Buya Yahya menegaskan kepada orang tua agar tidak menggunakan uang THR lebaran milik anak untuk keperluan orang tuanya sendiri apapun alasannya.
"Tidak boleh miliknya anak yang sudah didapat seorang anak dipakai orang tua seenaknya," ujar Buya Yahya.
- ANTARA
Uang THR Lebaran Dibelanjakan untuk Anak
Lain halnya apabila anak itu masih kecil kemudian orang tuanya membelikan keperluan anak dengan uang THR lebaran tersebut.
Misalnya, dibelikan untuk susu atau makanan anak itu.
"Kecuali dipakai untuk kebutuhan anak sendiri," jelas Buya Yahya.
Hal ini perlu diperhatikan, apalagi bila berkaitan dengan harta anak yatim, walaupun itu orang tuanya sendiri yang menggunakan.
"Apalagi jika anak itu anak yatim," tegas Buya Yahya.