news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Syaban 1446 H/ 2025 M.
Sumber :
  • Ilustrasi/Freepik

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Februari 2025, Bolehkah Dilakukan Tidak Berurutan? Ustaz Khalid Basalamah Katakan Boleh, Tapi…

Setiap bulan ada tiga hari yang disarankan untuk melakukan puasa sunnah. Puasa itu disebut dengan puasa Ayyamul Bidh, dilakukan setiap tanggal 13, 14, 15 hijriah. Ini jadwal Ayyamul Bidh di bulan Syaban 1446 H atau Februari 2025.
Senin, 3 Februari 2025 - 15:06 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Setiap bulan ada tiga hari yang disarankan untuk melakukan puasa sunnah. Puasa itu disebut dengan puasa Ayyamul Bidh, dilakukan setiap tanggal 13, 14, 15 hijriah.

Saat ini kalender hijriah telah memasuki bulan Syaban 1446 H/2025 M, Lalu kapankah jadwal puasa Ayyamul Bidh pada bulan Syaban atau yang saat ini bulan Februari dalam kalender 2025 masehi?

Berdasarkan kalender hijriah yang dikeluarkan oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag, 1 Syaban 1446 H jatuh pada 31 Januari 2025.

Maka jika jadwal puasa Ayyamul Bidh dilakukan setiap tanggal 13, 14 dan 15 penanggalan hijriah, artinya jadwal puasa Ayyamul Bidh pada bulan Februari 2025 jatuh pada:

  • Puasa Ayyamul Bidh Hari Pertama jatuh pada 13 Syaban 1446 H bertepatan pada Rabu, 12 Februari 2025
  • Puasa Ayyamul Bidh Hari kedua jatuh pada 14 Syaban 1446 H bertepatan pada Kamis, 13 Februari 2025
  • Puasa Ayyamul Bidh Hari kedua jatuh pada 15 Syaban 1446 H bertepatan pada Jumat, 14 Februari 2025

Bolehkah jika puasa Ayyamul Bidh tidak dilakukan secara berurutan di tanggal 13, 14, 15? Berikut penjelasan dari Ustaz Khalid Basalamah.


Ustaz Khalid Basalamah (Sumber: Istimewa)

Dalam ceramahnya itu, ada seorang jemaah bertanya kepada Ustaz Khalid Basalamah tentang apakah boleh puasa Ayyamul Bidh dilakukan tidak berurutan di tanggal 13,14,15.

Menjawab pertanyaan itu, Ustaz Khalid Basalamah menegaskan bahwa yang afdol dalam hukm Islam, puasa Ayyamul Bidh dilakukan berurutan yakni pada tanggal 13,14,15 hijriah.

“Yang afdol 13, 14, 15,” jelasnya dalam salah satu video ceramahnya yang dikutip tvOnenews.com dari Kanal YouTube Khalid Basalamah Official.

Namun kemudian, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa ada ulama yang mengatakan bahwa puasa Ayyamul Bidh juga boleh dilakukan di luar tanggal 13, 14 ,15.

“Ulama seperti Imam Ahmad mengatakan boleh tanggal lain, berurutan tidak harus 13, 14 ,15 misal 1, 2, 3 atau 8, 9, 10,” tandas Ustaz Khalid Basalamah.

Sementara Syekh Husaini, kata Ustaz Khalid Basalamah mengatakan, jika ada udzur (sebab) di salah satu tanggal Ayyamul Bidh maka boleh menggantinya di tanggal lain di bulan yang sama.

“Syekh Husaini sebelum meninggal mengembangkan fatwanya terakhir,” katanya.

“Ayyamul Bidh afdol 13, 14, 15. Tapi kalau ada udzur boleh menggantinya dengan tanggal lain intinya puasa 3 hari dalam 1 bulan,” sambungnya.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan, puasa Ayyamul Bidh disebut juga puasa hari-hari putih. Adapun dalil puasa Ayyamul Bidh kata Ustaz Khalid Basalamah adalah berdasarkan dari sahabat Abu Dzar.

Rasulullah SAW bersabda tentang pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh kepada Sahabat Abu Dzar.

"Berdasarkan pernyataan Abu Dzar ra, para sahabat diminta melaksanakan puasa hari-hari putih," jelas Ustaz Khalid Basalamah.

Berikut hadis yang dimaksud oleh Ustaz Khalid Basalamah.

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Wahai Abu Dzar, jika engkau ingin berpuasa 3 hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425).

Ustaz Khalid Basalamah mengatakan bahwa salah satu keutamaan dari puasa Ayyamul Bidh adalah ibarat puasa setahun.

Bagaimana bisa puasa tiga hari jadi puasa setahun? Ternyata kata Ustaz Khalid Basalamah karena puasa Ayyamul Bidh satu hari senilai dengan 10 hari.

"Ulama merincikan kenapa puasa Ayyamul Bidh pahalanya setahun, hitung-hitungannya ada hadis Nabi SAW yang berbunyi setiap amal shaleh dilipatgandakan 10 kali lipat," jelas Ustaz Khalid Basalamah.

Maka, jika seorang Muslim puasa tiga hari setiap bulan dan setiap harinya itu dihitung sebesar 10 hari, artinya jika puasa tiga hari hitungannya sama seperti puasa 30 hari.

Jika puasa Ayyamul Bidh dilakukan dengan kosisten selama 11 bulan (selain Ramadhan) maka orang tersebut seperti puasa setahun.

Itulah pandangan Ustaz Khalid Basalamah mengenai puasa Ayyamul Bidh. Semoga bermanfaat dan semoga kita semua dimudahkan dalam beribadah kepada Allah SWT.

Wallahu’alam bishawab

(put)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral