- iStockPhoto
Teks Khutbah Jumat Singkat 31 Januari 2025: Hindari Pertikaian, Persatuan Syarat Kuatkan Islam
Khatib juga ingin mengajak tidak lupa menggetarkan sholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, untuk keluarga dan para sahabatnya. Tak ada mereka, kita mungkin sangat sulit menemukan jalan kebenaran.
Jemaah shalat Jumat yang dikaruniai oleh Allah SWT
Khatib mengingatkan bahwa sesama umat manusia khususnya umat Islam harus menjunjung tinggi persatuan. Allah SWT sangat membenci perpecahan. Bahwasanya persatuan sulit didapatkan dan harganya mahal.
Surat Al Anfal Ayat 63 mewakili hanya Dia menyatukan para hamba-Nya walaupun ada niat berpegang teguh pada tujuan ini, Allah SWT berfirman:
وَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْۗ لَوْاَنْفَقْتَ مَا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا مَّآ اَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ اَلَّفَ بَيْنَهُمْۗ اِنَّهٗ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ
Artinya: "Dia (Allah) mempersatukan hati mereka (orang yang beriman). Seandainya engkau (Nabi Muhammad) menginfakkan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya engkau tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS. Al Anfal, 8:63)
Pertikaian telah jelas menunjukkan cara bikin musuh hanya senang-senang. Mereka yang melihat sesama umat Muslim saling bermusuhan, menjadi waktu terbaik untuk memecah belah umat agama Islam.
Dengan cara memelihara takwa sebagai langkah terbaik, kualitas kehidupan semakin meningkat dan pelindung diri dari pertikaian.
Kita bisa mengacu persatuan seluruh umat Muslim tercipta, dapat dilihat dari kondisi pedih dialami oleh penduduk Gaza selama setahun lebih digempur habis-habisan atas tindakan genosida dari Israel.
Seluruh bangunan mengalami porak-poranda, tidak sedikit tempat-tempat ibadah tak hanya dari Islam hancur lebur akibat serangan Israel. Padahal masjid-masjid, gereja dan tempat ibadah lainnya tidak bersalah namun tetap dibakar oleh misil sampai runtuh.