news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Orang Shalat.
Sumber :
  • pixabay

Jenis-jenis Shalat Malam: Ini Perbedaan Tahajud, Witir dan Qiyamul Lail, Kata Ustaz Adi Hidayat Terletak Pada...

Shalat malam adalah jenis shalat sunnah yang sangat dianjurkan karena ibadah di malam hari akan lebih khusyuk. Berikut perbedaan Qiyamul Lail, Tahajud dan Witir yang diungkapkan oleh Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Selasa, 28 Januari 2025 - 23:12 WIB
Reporter:
Editor :

“Sampai rumah bisa jam setengah dua belas, saya ingin shalat isya sudah, saya pengen salat sebelum tidur. 

Maka shalat anda disebut dengan Qiyamul Lail,” kata UAH.

Maka situasi begadang Anda menjadi bermanfaat karena ada waktu mendekat kepada Allah SWT.

“Anda ada keperluan, anda tunaikan dalam keadaan anda belum tidur, anda isi dengan tunaikan shalat pada saat itu. Maka kategori yang pertama disebut dengan apa? Qiyamul Lail,” jelas Ustaz Adi Hidayat. 

“Tidak diawali dengan tidur terlebih dahulu, jelas,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Tahajud

Jenis shalat malam yang lain yang dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat adalah Tahajud.

Sebagai jenis shalat malam yang kedua, tahajud umumnya dilakukan dua pertengahan malam sampai dengan ke akhirnya. 

“Biasanya dikerjakannya jarang jarang, ada yang dibawah tengah malam,” kata UAH.

Biasanya, rata rata kata Ustaz Adi Hidayat dilakukan diatas tengah malam lebih dari pukul 12.00 WIB dini hari.

“Setengah dua, setengah tiga, setengah empat mendekat kepada fajar,” kata Ustaz Adi Hidayat. 

“Nah aktivitas yang ditunaikan setelah tidur dulu, tidur berbaring dalam bahasa arab disebut dengan hajada,” lanjut Ustaz Adi Hidayat saat menjelaskan.

Kalau Anda berusaha untuk bangkit setelah anda berbaring terlebih dahulu kata Ustaz Adi Hidayat maka tambahkan ‘ta’ di depannya.

“Jika Anda serius ingin mengerjakannya, ditambah dengan Tasydid sebelum huruf akhirnya. Tasydid, syiddah dobel, semangatnya dua kalipat, ada perjuangan untuk bisa mewujudkan itu,” jelas Ustaz  Adi Hidayat.

Berubah kalimatnya dari hasaja dan tahajada.

Itulah yang akhirnya memunculkan kata tahajud.

“Usaha untuk bangkit setelah anda berdiri, berbaring dengan serius cara bangkitnya,” kata Ustaz Adi Hidayat.

“Kalau ingin dirubah jadi sifat dan kebiasaan maka ubah kalimat jadi ‘tahajada’ jadi ‘tahajud’,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Kata Ustaz Adi Hidayat, perintah shalat tahajud ini tercantum dalam Al-Qur’an Surah ke-17 ayat 79.

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral