news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Konsep bank emas mulai menarik perhatian di berbagai negara.
Sumber :
  • ANTARA

Berkembangnya Bank Emas di Indonesia Dorong Kedaulatan Ekonomi

Konsep bank emas mulai menarik perhatian di berbagai negara sebagai alternatif sistem keuangan yang berkelanjutan dan berbasis aset nyata.
Minggu, 29 Desember 2024 - 05:24 WIB
Reporter:
Editor :

Bank emas di sana juga terintegrasi dengan platform syariah, sehingga menarik segmen pasar yang lebih luas, terutama umat Muslim.

Potensi bank emas di Indonesia sebenarnya tidak kalah besar. Sebagai salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, emas memiliki daya tarik budaya dan religius yang kuat.

Emas sering kali dianggap sebagai aset yang aman, terutama di kalangan masyarakat menengah ke bawah yang kurang percaya pada stabilitas sistem keuangan konvensional.

Riset yang dilakukan Khairul Arifin Lubis dan Donny Abdul Chalid dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia pada 2020 menemukan bahwa investasi emas terbukti bisa menjadi alat lindung nilai (hedging) terhadap risiko inflasi dan nilai tukar dalam analisis dengan menggunakan metode VECM.


Perbankan Syariah

Data menunjukkan bahwa konsumsi emas di Indonesia terus meningkat, baik untuk perhiasan maupun investasi, menjadikan Indonesia pasar potensial untuk bank emas.

Selain itu, dalam konteks keuangan syariah, bank emas bisa menjadi instrumen baru yang sejalan dengan prinsip ekonomi Islam yang menekankan keadilan dan kepemilikan aset nyata.

Penasihat Center of Sharia Economic Development (CSED) Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abdul Hakam Naja sempat menilai keberadaan bank emas (bullion bank) bisa menjadi pendorong pertumbuhan perbankan syariah.

Beberapa perusahaan yang telah menjalankan fungsi sebagai bullion bank adalah PT Pegadaian (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk), dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.

Meskipun begitu, selama ini, emas Indonesia lebih banyak mendapatkan biaya pengolahan industri (cost of manufacturing) karena bank emas alias bullion bank ada di Singapura.

Namun melalui regulasi terbaru, Indonesia akan segera memiliki bank emas usai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bullion diterbitkan.

Selama ini meski potensinya di Indonesia besar, banyak tantangan yang dihadapi. Salah satu kendala utama adalah regulasi yang belum jelas. Indonesia untuk menghadirkan bank emas perlu merancang kerangka hukum yang spesifik mengatur operasional bank emas.

Hal ini agar tidak menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku usaha dan calon nasabah. Selain itu, literasi keuangan masyarakat Indonesia, terutama terkait investasi emas, juga harus ditingkatkan.

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:33
04:11
01:51
08:55
01:00
01:09

Viral