- Tangkapan Layar/YouTube Al-Bahjah TV
Bukan Hanya Saat Salah, Kata Buya Yahya Muslim yang Berjiwa Besar Minta Maaf Ketika…
Jika itu sudah biasa dilakukan, maka jika melihat anak nakal, kata Buya Yahya orang tua tidak akan marah namun bertanya apa yang salah dalam didikannya.
“Orang hebat itu di saat ada kejadian itu langsung koreksi jangan-jangan saya, kenapa kok anak saya tidak patuh dengan saya apakah dia bandel oh tidak mungkin saya yang kurang lembut dan lain sebagainya,” ujar Buya Yahya.
Maka dari itu, sangat penting seorang Muslim terus mengevaluasi diri untuk menjadi lebih baik.
“Jadi orang beriman itu enggak ganggu orang lain pastikan hidup Anda seperti itu seperti kemarin kita singgung hidup, kita jangan repotin orang,” nasihat Buya Yahya.
Orang yang hatinya baik maka kata Buya Yahya ibarat ahli surga sedang berjalan di atas bumi.
“Lihat hatinya penuh kasih dengan umat Nabi. Kalau bertutur kata dijaga sopan santun, perilakunya,” tandas Buya Yahya.
“Itulah Ahli Surga yang berjalan di atas bumi,” sambungnya.
Itulah penjelasan Buya Yahya tentang pentingnya adab yang dirangkum tvOnenews.com dari ceramah Beliau di kanal YouTube Al-Bahjah TV.
Dalil Larangan Menyakiti Hati Orang Lain
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ