news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kemenag Jamin Kualitas Makanan Jemaah Haji, Ketua Kloter Sebut Menu Juga Disesuaikan dengan Lansia.
Sumber :
  • dok.Rusydi Sani/MCH 2024

Kemenag Jamin Kualitas Makanan Jemaah Haji, Menu Juga Disesuaikan untuk Kelompok Lansia

Makanan jemaah haji indonesia di Tanah Suci dipastikan aman dan berkualitas. Hal ini juga untuk kelompok yang usia lanjut (lansia).
Sabtu, 1 Juni 2024 - 15:14 WIB
Reporter:
Editor :

Madinah, tvOnenews.com- Pemerintah lewat Kementerian Agama (Kemenag) memastikan kualitas makanan untuk jemaah haji indonesia. Bahkan ini juga sudah disesuaikan dengan usia, seperti lanjut usia (lansia) disediakan makan yang aman dikonsumsi.


Menurut anggota media center (MCH), Widi Dwinanda kalau haji tahun ini, tercatat hampir 45 ribu, atau tepatnya 44.795 jemaah dengan usia 65 tahun ke atas, atau hampir 21% dari total kuota jemaah haji reguler, yaitu 213.320 orang.

Sehingga menu makan lansia dimasak dan disajikan secara khusus setiap dapur katering.


“Selain tekstur nasi yang lebih lembut mirip bubur, rasa masakan juga tidak pedas. Buah-buahan yang disajikan pun disesuaikan agar lansia lebih mudah mengonsumsinya,” terang Widi dalam keterangan resmi Kemenag, Sabtu (01/06/2024).

 

Ia menjelaskan, agar seluruh jemaah lansia memperoleh menu khusus tersebut, para ketua Kelompok Terbang (kloter)  melaporkan data jumlah lansia di setiap kloternya.

Menurutnya, data yang dilaporkan demi memastikan para lansia mendapatkan asupan gizi yang sesuai selama berada di Tanah Suci.

“Data tersebut dilaporkan pada kesempatan pertama, setelah mereka tiba di hotel di Makkah  kepada petugas pengawas katering yang ada di setiap sektor pemondokan jemaah,” ujar dia.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), kata Widi, sudah meminta setiap dapur katering  untuk menyiapkan menu lansia sesuai dengan kebutuhan yang diajukan. Jumlah menu lansia bahkan memungkinkan hingga 20% dari total jemaah dalam satu kloter.

“Penyediaan menu khusus lansia ini merupakan komitmen pemerintah agar jemaah haji lansia dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan tenang,” ucapnya.


Dikatakannya, PPIH Arab Saudi memastikan bahwa selama di Tanah Suci, jemaah haji Indonesia mendapat makan sebanyak tiga kali sehari, yaitu makan pagi, siang dan malam.

“Secara keseluruhan, selama di Madinah jemaah mendapat makan 27 kali maksimal dan di Makkah sebanyak 84 kali. Selama berada di Armuzna (Arofah, Mudzdalifah, Mina), jemaah mendapatkan 15 kali makan ditambah satu snack berat untuk di Mudzalifah,” ungkapnya.

“Ada 57 dapur di Makkah dan 21 dapur di Madinah yang menyediakan katering bagi jemaah haji Indonesia,” sambungnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:31
00:52
05:07
03:02
05:40
01:21

Viral