news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tafsir Surat Al Qadr Ayat 1:Turunnya Al-Qur’an di Malam Lailatul Qadar.
Sumber :
  • freepik

Tafsir Surat Al Qadr Ayat 1:Turunnya Al-Qur’an di Malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar dikatakan berada pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Malam Lailatul Qadar amatlah istimewa karena pada saat itulah Al-Qur’an diturunkan.
Kamis, 4 April 2024 - 09:35 WIB
Reporter:
Editor :

Ayat Surah ad-Dukhāan menguatkan turunnya Al-Qur’an pada malam yang diberkahi, ayat Surah al-Baqarah menunjukkan turunnya Al-Qur’an pada bulan h. 

Sedangkan Surah al-Anfal/8: 41 di atas menerangkan penyelesaian pembagian rampasan perang pada Perang Badar. 

Perang ini disebut yaumul-furqān karena merupakan pertempuran antara tentara Islam dengan tentara kafir, di mana kemenangan berada di tangan tentara Islam. 

Dalam ayat ini diungkapkan bahwa Allah menurunkan Al-Qur’an pertama kali kepada Nabi saw pada malam yang mulia. 

Kemudian diturunkan terus-menerus secara berangsur-angsur menurut peristiwa dan suasana yang menghendakinya dalam jangka waktu dua puluh dua tahun lebih sebagai petunjuk bagi manusia dalam mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat nanti.

Sehubungan dengan uraian di atas, para ulama mengatakan bahwa kata anzala dan nazzala berbeda penggunaan dan maknanya. 

Oleh sebab itu, makna anzalnāhu dalam Surah al-Qadr menunjukkan turunnya kitab suci Al-Qur’an pertama kali dan sekaligus dari Lauh Mahfuz ke langit dunia. 

Kemudian diturunkan berangsur-angsur dari langit dunia kepada Nabi Muhammad, yang dibawa oleh Malaikat Jibril selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari. 

Sedangkan makna nazzala bermakna diturunkan berangsur-angsur.

Tidak diragukan lagi bahwa manusia sangat memerlukan Al-Qur’an sebagai pedoman yang menjelaskan sesuatu yang mereka ragukan dalam hal-hal yang berhubungan dengan soal-soal keagamaan atau masalah-masalah duniawi. 

Al-Qur’an juga menerangkan kepada mereka kejadian manusia dan kejadian yang akan datang ketika datangnya hari kebangkitan.

Manusia memerlukan pegangan tersebut karena tanpanya, mereka tidak dapat memahami prinsip-prinsip kemaslahatan yang sebenarnya untuk membentuk peraturan-peraturan dan undang-undang. 

Oleh sebab itu, benarlah pendapat yang menyatakan bahwa manusia tidak dapat melepaskan diri dari agama dan petunjuk rohani yang menentukan ukuran dan nilai sesuatu setelah mengetahui secara ilmiah keadaan dan khasiat sesuatu.

Itulah tafsir surat Al Qadr ayat 1 yang dilansir tvOnenews.com dari Qur’an Kementerian Agama (Kemenag).

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral