- Pixabay
Kisah Nabi Zakaria, Salah Satu yang Diutus oleh Allah ke Palestina dan Terpilih jadi Ayah Asuh Maryam, Ibu dari Nabi Isa
Istri dari Nabi Zakaria juga memiliki darah nabi yang berasal dari keluarga Nabi Harun AS.
Istri Nabi Zakaria AS adalah Ilyasya binti Faqud bin Qabil.
Untuk menghidupi dirinya dan keluarganya, Nabi Zakaria mencari nafkah sehari-hari dengan bekerja sebagai tukang kayu.
Selain itu, dia adalah orang yang sangat saleh.
Nabi Zakaria amatlah bertanggung jawab atas sebuah kuil, dan di sana ia berdoa kepada Allah dan menyembah-Nya sebagai seorang mukmin sejati.
Nabi Zakaria merupakan orang yang sangat rendah hati dan selalu bersyukur kepada Allah.
Dia menjalani kehidupan yang sederhana dan sama sekali tidak boros dalam gaya hidupnya.
Kisah Nabi Zakaria kontras dengan sebagian besar kehidupan masyarakat Bani Israil pada masa itu.
Sebagian besar orang enggan menjadi beribadah kepada Allah dengan taat.
Namun, Nabi Zakaria AS mengikuti jejak Nabi Musa AS yang selalu hidup dan beribadah sesuai apa yang Allah SWT perintahkan kepada manusia.
Nabi Zakaria sangat sering menghabiskan waktu berjam-jam untuk berdoa dan berkhotbah di tempat-tempat ibadah yang ada pada waktu itu.
Namun sayangnya, orang-orang di sekitarnya tidak memiliki keyakinan kuat seperti yang Zakaria AS miliki.
Alhasil, bukannya menaati Allah dan melakukan hal-hal yang diperintahkan Allah kepada mereka, mereka justru mengikuti keinginan dan hawa nafsu mereka sendiri.
Oleh karena itu, mereka akan melakukan segala macam perbuatan jahat dan mengambil bagian dalam dosa.
Akibatnya, mereka menyimpang dari jalan kebenaran yang ditempuh Zakaria AS.
Nabi Zakaria terus-terusan khawatir dengan kondisi yang ada. Ia khawatir tentang apa yang akan terjadi dan ia dengan cemas mencoba membuat orang-orang kembali ke jalan yang lurus dengan berkhotbah kepada mereka.
Nabi Zakaria Terpilih Jadi Bapak Asuh Maryam, Ibu Nabi Isa
Ilustrasi Sekelompok Orang sedang Berada di Sebuah Gurun saat Malam (freepik)
Lagi-lagi tak banyak yang diketahui tentang hubungan biologis antara Nabi Zakaria dengan Imran.
Namun, diceritakan bahwa istri Imran yang disebut sebagai ipar Nabi Zakaria melahirkan seorang anak perempuan yang kemudian dinamai Maryam. Namun kemudian Imran, ayah Maryam ini lalu meninggal dunia saat sang putri masih muda.