- ANTARA
Mengenal Metode Hilal dan Hisab yang Digunakan oleh Pemerintah dan Muhammadiyah dalam Tentukan Lebaran
Ayat ini tidak sekedar memberi informasi, tetapi juga mendorong untuk melakukan perhitungan terhadap gerak matahari dan bulan.
Sedangkan dalam QS. Yunus ayat 5 menyebutkan bahwa menghitung gerak matahari dan bulan sangat berguna untuk mengetahui bilangan tahun dan perhitungan waktu.
Lantas Manakah yang Sebaiknya Diikuti?
Penceramah, Buya Yahya menjelaskan bahwa masalah penetapan awal bulan Itu bukan urusan orang awam.
“Jika itu masalah itu salah ulama. Sementara ulama dulu tidak pernah mempermasalahkan masalah ini,” kata Buya Yahya sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Buya Yahya pada Kamis (20/4/2023).
“Kecuali tugasnya ulama diambil oleh orang awam yang tidak mengerti,” tambah Buya Yahya.
Buya Yahya menjelaskan ada tiga metode yang memang sejak dahulu digunakan.
“Satu hilal, dua perbedaan matlak, ketiga dengan hisab, ini perbedaan pendapat. Jadi ada tiga model kita boleh menggunakan, meski hisab walaupun itu lemah,” jelas Buya Yahya.
Buya Yahya kemudian menceritakan riwayat tentang Kuraib dan Sayyidina bin Abbas, Kuraib datang dari Syam ke Madinah dan bertemu Sayyidina bin Abbas.
“Sayyidina bin Abbad bertanya kepada Kuraib kamu kapan lihat hilal? Kuraib jawab saya lihat hari Jumat, lalu Sayyidina bin Abbas berkata oh hari Jumat saya melihat hari Sabtu," ujar Buya Yahya.
“Kemudian kata Kuraib tapi saya sampaikan ke Muawiyah dan Muawiyah menyuruh orang untuk puasa hari Jumat, maka Syam dengan Madinah beda Lebarannya,” tambah Buya Yahya.
Wallahua’lam
(put)