news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Al-Qur'an.
Sumber :
  • unsplash

Nuzulul Quran, Begini Proses Turunnya Al-Qur'an di Bulan Ramadhan Berdasarkan Kajian Tafsir

Malam ke-17 dikatakan sebagai Nuzulul Quran, berdasarkan salah satu mazhab Syafii . Namun oleh Allah tidak dikatakan secara pasti kapan turunnya Al-Qur'an.
Sabtu, 8 April 2023 - 03:52 WIB
Reporter:
Editor :

Baru setelah itu, Al-Qur`an diturunkan secara gradual sesuai konteks yang ada. Hal ini al-Sha’bī sampaikan setelah memahami pula kandungan dari al-Isrā’ [17]: 106.

Salah satu mufasir kenamaan bernama Ibnu ‘Asyūr terlihat menyetujui pendapat ketiga ini.

Semua pendapat di atas masing-masing memiliki tendensi dan tentunya pendapat mayoritas ulama memiliki banyak riwayat yang keabsahannya tidak diragukan lagi.

Merujuk kepada pendapat mayoritas ulama, Ahmad al-Ṣāwī dalam tafsirnya menarasikan proses turunnya al-Qur`an secara lebih spesifik. 


Ilustrasi Seorang Membaca Al-Qur'an (istockphoto)

Menurutnya, Al-Qur`an turun dimulai dari malaikat Jibril yang memperolehnya dari lawḥ al-mahfūẓ, kemudian Jibril turun ke langit dunia dan mendiktekannya kepada para malaikat al-Safarah. 

Mereka (al-Safarah) lantas menulisnya di atas lembaran-lembaran yang urutannya sama dengan mushaf di bumi. 

Kejadian ini bertempat di baitul ‘izzah, salah satu tempat di langit dunia. 

Setelah itu, barulah Al-Qur`an diturunkan secara berkala kepada Nabi Muhammad SAW, selama (kurang lebih) 23 tahun sesuai konteks yang ada. 

Tahap akhir ini dilakukan Jibril dengan mengambil kembali ayat-ayat yang telah ditulis oleh al-Safarah, lalu ia sampaikan kepada Nabi.

Berbeda dengan al-Ṣāwī, al-Balkhī dalam tafsirnya terhadap al-Dukhān [44]: 1. Dalam tafsirnya ada narasi yang berseberangan dengan al-Ṣāwī. 


Ilustrasi Al-Qur'an (pixabay)

Bagi al-Balkhī, saat Al-Qur`an diturunkan dari lawḥ al-mahfūẓ, para malaikat al-Safarah-lah yang memiliki peran pertama dalam menerimanya. 

Pada momen ini Al-Qur`an diturunkan secara bersamaan. Kemudian para malaikat al-Safarah memberikannya kepada malaikat Jibril selama 20 bulan dan kemudian diberikan kepada Nabi Muhammad SAW dalam jangka waktu (kurang lebih) 20 tahun. 

Pendapat al-Balkhī ini sekaligus merupakan asumsi keduanya (selain yang sudah disebut), mengenai proses diturunkannya Al-Qur`an.

Perbedaan ulama dalam menentukan waktu turunnya Al-Qur`an dari baitul ‘izzah kepada Muhammad SAW antara 20, 23, atau bahkan 25 tahun dikarenakan perbedaan mereka dalam merekam hidup Nabi Muhammad SAW di Makkah usai diutus. 

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral