- Tim tvOne - Santosa Suparman
Masjid di Bantul Ini Berusia 538 Tahun, Peninggalan Panembahan Bodho Murid Sunan Kalijaga
Jam bancet atau jam matahari di Masjid Sabilurrosya'ad. (Santosa Suparman).
Sementara itu mengenai gelar Panembahan, imbuh Haryadi, didapat saat wilayah terung asal Raden Trenggono dikuasai Mataram
" Karena rasa hormat Raja Mataram Panembahan Senopati kepada pewaris dan keturunan Adipati Terung, yakni Raden Trenggono, Panembahan Senopati memberi penghargaan yang lebih tinggi kepada Ki Bodho dengan tanah perdikan di sebelah timur Sungai Progo ke utara sampai Gunung Merapi, dan karena sebagai tanah perdikan maka Ki Bodho diberi gelar Panembahan," ujarnya
Haryadi mengatakan, peninggalan atau warisan dari panembahan Bodho yang masih ada dan masih dilestarikan sampai sekarang ini adalah takjil bubur sayur lodeh ketika bulan Ramadhan di Masjid Sabilurrosyad.
" Warisan panembahan Bodho adalah Takjil Bubur Sayur lodeh. Dulu takjil bubur menjadi menu utama di Masjid Kauman Wijirejo yang kini bernama Masjid Sabilurroasyad." jelas Haryadi.
"Sebab bubur memiliki makna yang luas dan salam. Salah satunya bubur yang lembut sangat cocok untuk makanan setelah puasa karena teksturnya lembut. Makna lain dalam menyebarkan agama Islam Panembahan Bodho dengan penuh kelembutan tanpa kekerasan," pungkasnya. (ssn/buz)