- Tim tvOne - Wahyu Kurniawan
Seperti Ini Gurihnya Ingkung Kluwek, Kuliner Legendaris Asli Watulawang Kebumen
"Baru kali ini saya merasakan ingkung kluwek. Saya pikir kuahnya pahit karena hitam pekat, ternyata begitu dimakan gurih manis sedikit pedas. Empuk meski ayam kampung, pokoknya mantab," saut Petruk sembari menyantap kembali ingkung kluwek dan nasi oyeknya.
Biji buah kluwek selain dimanfaatkan untuk bumbu masakan, kayu dan daun kluwek ternyata bisa digunakan untuk pembasmi hama. Bahkan, jaman perang dahulu kluwek yang mengandung asam sianida digunakan sebagai racun di ujung senjata tombak.
Untuk mendapatkan biji kluwek yang aman untuk dimakan, kluwek harus direbus dan dipendam selama satu sampai dua minggu. Semakin lama biji kluwek dipendam, warnanya akan semakin hitam.
Dua tahun terakhir ini, ingkung kluwek Desa Watulawang sudah banyak diminati pelanggan hingga dari luar daerah seperti Banyumas, Jakarta, Malang, dan Yogyakarta. Bahkan, GKR Gusti Pambayun dari Keraton Yogyakarta pernah singgah untuk menikmati kelezatan dari ingkung kluwek Watulawang.
Dalam masyarakat Jawa ingkung bukan sekedar menu biasa. Ingkung wajib menggunakan ayam jantan yang terikat melengkung mirip dengan posisi manusia sedang bersujud. Ingkung menjadi simbol kalau manusia tidak boleh sombong dan wajib merendah bersujud kepada Tuhan yang maha kuasa. (wkn/dan)