news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Trending: Dua Cara Jitu Berantas Ikan Sapu-sapu Ala KDM, hingga Kadisdik Ikuti Arahan Dedi Mulyadi soal Kasus Bully Guru

Nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari isu lingkungan hingga sektor pendidikan di Jabar. Berikut rangkumannya.
Jumat, 24 April 2026 - 07:21 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mendominasi perhatian publik.

Sejumlah kebijakan dan langkahnya belakangan ini viral dan jadi perbincangan hangat, mulai dari isu lingkungan hingga dunia pendidikan di Jawa Barat.

Berikut rangkuman tiga isu trending yang melibatkan Dedi Mulyadi:

1. Dua Cara Jitu Berantas Ikan Sapu-sapu, KDM: Harus Diangkat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Dedi Mulyadi menyoroti maraknya populasi ikan sapu-sapu di sungai-sungai Jawa Barat, terutama di wilayah perbatasan dengan Jakarta.

Menurutnya, fenomena ini bukan sekadar soal jumlah ikan, tetapi juga menjadi tanda menurunnya kualitas lingkungan air.

Ia menjelaskan bahwa ikan sapu-sapu berkembang pesat di perairan yang sudah tercemar. Karena itu, solusi yang ditawarkan tidak bisa setengah-setengah.

Langkah pertama, menurut KDM, adalah menangkap dan mengangkat ikan sapu-sapu secara masif. Namun, itu saja tidak cukup.

"Ikan sapu-sapu untuk seluruh daerah ya ambil saja, tangkap saja. Kemudian, sapu-sapu itu kan tumbuh mana kala sungainya sudah mengalami penurunan kualitas," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan resminya, Kamis (23/4/2026).

Langkah kedua yang dianggap paling penting adalah memperbaiki kualitas air sungai. Dengan kondisi air yang sehat, ikan-ikan endemik akan kembali hidup dan secara alami menekan populasi ikan invasif tersebut.

Ia juga mengapresiasi warga yang sudah lebih dulu melakukan penangkapan ikan sapu-sapu, meski masih bersifat individu. Menurutnya, gerakan ini harus dilakukan secara serentak agar hasilnya maksimal.

Baca selengkapnya: Di Jakarta Ramai, Gubernur Dedi Mulyadi Bagikan Dua Cara Jitu Berantas Ikan Sapu-sapu di Jabar: Harus Diangkat

2. Kadisdik Jabar Terapkan Sanksi 3 Bulan, Ikuti Arahan KDM soal Kasus Bully Guru

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi

Kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang viral karena mengejek guru mendapat tindak lanjut serius dari pemerintah daerah.

Sejalan dengan arahan Dedi Mulyadi, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, memutuskan untuk tidak menggunakan skorsing sebagai hukuman utama.

"Ini saya memberikan saran, anak itu tidak perlu diskorsing selama 19 hari. Mudah-mudahan sarannya bisa digunakan, tapi diberikan hukuman membersihkan halaman sekolah, menyapu setiap hari dan membersihkan toilet," kata KDM.

Sebagai gantinya, sembilan siswa yang terlibat akan menjalani pembinaan selama tiga bulan.

Mereka tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar, namun disertai pendampingan intensif dari guru dan psikolog.

Selain itu, para siswa juga diwajibkan mengikuti kegiatan sosial baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Orang tua pun diminta hadir setiap pekan untuk ikut memantau perkembangan anak.

Pendekatan ini dinilai lebih edukatif karena menekankan pembinaan karakter, bukan sekadar hukuman.

Baca selengkapnya: Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

3. Fakta Haru Guru Bu Atun Terungkap, Dedi Mulyadi Sampai Terharu

Dedi Mulyadi Kagum Banget ke Bu Atun, Guru di Purwakarta yang Di-bully Murid-muridnya Sendiri, KDM Sampai Bilang Begini
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /instagram Dedi Mulyadi

Di balik kasus viral tersebut, Dedi Mulyadi justru menemukan sisi lain yang menyentuh dari sosok guru PKN, Syamsiah atau yang akrab disapa Bu Atun.

Dalam pertemuannya, terungkap bahwa Bu Atun telah mengabdi sejak 2003 dan menjalani kehidupan sederhana. Ia bahkan masih menggunakan angkutan umum untuk berangkat mengajar setiap hari.

Tak hanya itu, Bu Atun juga belum menikah dan mendedikasikan hidupnya untuk mendidik siswa. Ia bahkan memilih memaafkan para siswa yang mengejeknya.

Yang paling menyentuh, saat Dedi Mulyadi memberikan bantuan sebesar Rp25 juta, Bu Atun justru memilih menyumbangkan seluruhnya untuk anak yatim yang ia bina.

Sikap tersebut membuat Dedi Mulyadi terharu dan semakin menegaskan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter generasi muda.

Baca selengkapnya:Gubernur KDM Temukan Fakta Terbaru Sosok Guru yang Diejek Siswa SMAN 1 Purwakarta, dari Naik Angkot-Peduli Anak Yatim

(asl)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:14
02:02
02:22
03:40
01:47
05:18

Viral