news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Perbincangan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) dengan guru PKN SMAN 1 Purwakarta, Syamsiah alias Bu Atun.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Viral Dihina Muridnya, Sikap Mulia Bu Atun Disorot KDM: Memaafkan Siswa dan Sumbangkan Bantuan Rp25 Juta

KDM memberikan apresiasi kepada Bu Atun, guru SMAN 1 Purwakarta yang sempat viral karena menjadi korban ejekan muridnya. Di tengah sorotan publik sang guru.
Kamis, 23 April 2026 - 18:08 WIB
Reporter:
Editor :

Menanggapi hal itu, KDM menyebut kondisi tersebut sebagai bagian dari tantangan guru pendidikan kewarganegaraan.

“Tapi itu tantangan guru PPKN,” respons KDM.

Bu Atun pun menegaskan bahwa dirinya memandang tugas tersebut sebagai tanggung jawab moral yang harus dijalankan dengan serius.

“Oh iya, semakin anak seperti itu, semakin saya tertantang. Ini kasihan loh, kalau saya tidak rapikan, ini tanggung jawab moral saya nih untuk orang tua, dan untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan pendekatan pembelajaran yang ia terapkan di kelas.

“Dan saya setiap ngajar di kelas mana pun, memberikan materi Pancawaluya, karena bagi saya Pak, mengajar itu ada tiga kecerdasan, intelektual, spiritual dan emosional.”

Ia menambahkan bahwa aspek spiritual menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan yang ia jalankan.

“Keimanan mereka, akhlak mereka, yang kemudian emosional mereka. Saya sampaikan itu,” tuturnya.

Terkait peristiwa viral tersebut, Bu Atun mengaku tidak mengetahui kejadian saat itu berlangsung dan baru menyadarinya setelah mendapatkan informasi dari berbagai pihak.

“Saya kaget juga semester 2, saat saya sedang menyampaikan pembelajaran praktik keberagaman, saya sendiri nggak tahu itu di belakang saya (aksi para siswa merekam video),” ungkapnya.

Bu Guru Atun SMAN 1 Purwakarta saat berbincang dengan Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Meski demikian, ia menegaskan telah memaafkan para siswa dan memilih untuk mengedepankan pembinaan.

“Saksinya Allah bahwa saya sudah memaafkan,” tegasnya.

Ia juga menilai para siswa masih membutuhkan bimbingan dan kesempatan untuk memperbaiki diri.

Sikap tersebut mendapat apresiasi dari KDM, yang menilai ketulusan Bu Atun sebagai bentuk dedikasi seorang pendidik. Ia bahkan menyatakan rencana untuk memperhatikan fasilitas pendidikan sebagai bagian dari dukungan terhadap sekolah.

Selain itu, KDM memberikan bantuan pribadi sebesar Rp25 juta kepada Bu Atun sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan ketulusannya dalam mendidik.

Namun, Bu Atun membuat keputusan mengejutkan dengan tidak menggunakan bantuan tersebut untuk kepentingan pribadi. Ia justru memilih untuk menyumbangkannya kepada yayasan anak yatim yang ia bina.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:14
02:02
02:22
03:40
01:47
05:18

Viral