- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Pantau Revitalisasi Gedung Sate, KDM Murka Lihat Tata Ruang Kota Bandung Semrawut Imbas Banyak Tumpukan Sampah
Ia kemudian melihat kondisi taman di trotoar tengah jalan. Menurutnya, pemandangan tumbuhan yang ditanam terlihat tidak indah.
"Tamannya jelek, Bu. Ganti ya, itu butut (jelek). Tamannya harus diperbaiki," sentil dia.
Ia bahkan menyoroti estetika tata ruang, terutama di plang bangunan di halaman Pemda. Ia mendesak agar Pemkot Bandung segera merenovasinya.
Di tengah-tengah sidaknya, Dedi Mulyadi menyoroti pagar pembatas jalan nasional yang tidak terurus. Padaha fungsinya menghindari warga tidak lewat sembarangan demi meminimalisir kecelakaan.
"Ini sudah berapa puluh tahun negara merdeka? Ini kan fungsinya biar orang tidak menyebrang lewat sini kan, lho kok masuk? Ini jalan nasional? Yang bikin pagar ini dulu siapa?," tanya KDM sambil heran.
Dedi Mulyadi tidak berpikir panjang. Pagar untuk pembatas di jalan nasional tersebut harus segera diperbaiki oleh Pemprov Jabar.
"Sudah sama kita aja, besok saya kerjain. Nggak usah menunggu APBD. Nanti pagarnya dibuka, nanti bentuknya kayak pagar tinggi (meruncing). Jadi, nggak bisa lagi dipotong. Nanti besinya berisi ke atasnya kayak pucuk," tegasnya.
Kemudian, KDM melihat petugas kebersihan jalan yang tampak santai. Pasukan kuning tersebut didesak agar kembali menjalani pekerjaannya.
Di tengah itu, mantan anggota DPR RI ini melihat seorang tunawisma tertidur di fasilitas umum. Ia tidak habis pikir dengan kinerja pengawasan pemerintah setempat.
Ia langsung memberikan sentilan menohok. Ia menganggap seharusnya Pemkot Bandung menjadi contoh yang baik menjaga estetika tata ruang hingga kebersihan Kota Bandung.
"Kota Bandung, Ibu Kota Periangan ini aduh. Ayo angkut (gerobak milik tunawisma). Ayo sekuriti angkut," imbau dia.
Dedi Mulyadi Minta Adanya Sinergi Pemerintah Demi Jaga Kebersihan
Dalam hal ini, Dedi Mulyadi menyampaikan permintaannya. Setidaknya Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung bersinergi untuk menjaga kebersihan.
Ia memberikan ketegasan secara menohok. Pembangunan fisik yang megah maupun mewah harus selaras dengan kedisiplinan dalam pemeliharaan lingkungan.
"Pekerjaan harus dilakukan dengan serius, standar kerjanya harus tinggi, jangan sampai jalanan kotor karena aktivitas proyek. Ban kendaraan proyek harus dibersihkan sebelum keluar ke jalan umum agar tidak mengotori estetika kota," terangnya.