- YouTube Kang Dedi Mulyadi
Nasihat Tegas Dedi Mulyadi Usai Lihat Guru Bersihkan Ruang Kelas di SMAN 2 Subang: Jangan Takut Dibully Warga
Ia kemudian membandingkan dengan sistem pendidikan di negara lain.
“Di Jepang itu anak-anak SD pun dibelajarin. Terus anak TK itu harus bisa bersihin toilet. Nah, di Indonesia ini agak kacau. Jadi, kok fungsi siswa di sekolah apa gitu loh,” lanjutnya.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa guru tidak perlu takut untuk menggerakkan siswa.
“Maksud saya enggak usah ragu takut dibully oleh warga atau oleh orang tua. Ya, guru harus mulai menggerakkan siswa untuk kembali kreatif,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan budaya kebersihan yang dulu diterapkan di sekolah.
“Saya dulu kan waktu sekolah itu sebelum masuk kelas itu kan ada tim kebersihan digilir tiap hari. Sekarang masih ada enggak?” tanyanya kepada guru, yang kemudian dijawab masih ada.
Namun, ia mempertanyakan pelaksanaannya.
“Tapi kenapa tidak berjalan? Maksud saya siswa digerakin, misalnya memang iuran kan enggak boleh, tapi kan enggak ada salah kalau misalnya di setiap kelas siswa bersama-sama nyiapin untuk tempat sampah kan enggak ada soal,” ujarnya.
Menurutnya, siswa bisa diarahkan untuk lebih kreatif dalam menjaga kebersihan tanpa harus membebani biaya.
“Jadi enggak bawa uang ya bawa tempat sampah aja hasil remugan mereka. Dulu mereka banyak ngeluarin uang untuk outing class, study tour. Kan sekarang komponen itu sudah tidak ada. Nah, harus mulai diarahkan pada hal yang inovatif,” tambahnya.
Melihat guru yang harus membersihkan kelas, Dedi Mulyadi pun merasa prihatin.
“Kasihan guru ngepel, masa guru ngepel gitu loh. Siswanya banyak,” ucapnya.
Salah satu guru kemudian menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi karena siswa kelas 12 sudah tidak lagi masuk sekolah.
“Jadi kebetulan kelas 12-nya sudah enggak ke sekolah,” jelas guru tersebut.
Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi memberikan solusi tegas.
“Enggak apa-apa diundang ke sekolah, kan enggak ada masalah diundang ke sekolah untuk membersihkan sekolah, kan enggak ada soal. Karena setiap siswa kalau diundang ke sekolah kan pasti datang,” katanya.
Ia bahkan menyinggung kondisi bangunan sekolah yang perlu diperbaiki.